Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tren #KaburAjaDulu, Ada Apa Dengan Generasi ?

Friday, February 14, 2025 | Friday, February 14, 2025 WIB
Tren #KaburAjaDulu, Ada Apa Dengan Generasi ?


Oleh : Risnawati 

(Pegiat Literasi)


Kembali lagi perbincangan generasi di Medsos yang meresahkan publik dengan tren #KaburAjaDulu, betapa tidak, hal ini menunjukkan antara kekecewaan generasi atau akibat kesenjangan ekonomi di negeri ini makin memprihatinkan.


Seperti dilansir dalam laman KOMPAS.com - Tagar #KaburAjaDulu belakangan ramai diserukan warganet melalui media sosial, termasuk di X atau Twitter. Jika tagar #KaburAjaDulu dilihat di X, media sosial itu akan memunculkan unggahan warganet terkait kesempatan studi atau bekerja di luar negeri untuk "kabur" dari Indonesia. Lewat #KaburAjaDulu, warganet berbagi informasi seputar lowongan kerja, beasiswa, les bahasa, serta pengalaman berkarier dan kisah hidup di luar negeri. Warganet meramaikan tagar #KaburAjaDulu karena ingin kabur dari tekanan pekerjaan, pendidikan, maupun masalah sehari-hari di Indonesia. Pengamat Ingatkan Ini jika Ingin Kabur ke Luar Negeri", 


Tagar #KaburAjaDulu marak diserukan di sejumlah media sosial, termasuk X (Twitter) dan sempat menjadi topik tren unggahan di Indonesia dalam platform X. Kondisi ini tentu tidak lepas dari pengaruh digitalisasi terutama sosmed yang menggambarkan tentang kehidupan negara lain yang lebih menjanjikan. Kualitas pendidikan yang rendah di dalam negeri bertemu dengan banyaknya tawaran beasiswa ke luar negeri di negara maju semakin memberikan peluang untuk "kabur".


Telaah Akar Masalah


Sistem Kapitalisme yang dijadikan sebagai asas negeri ini adalah akar masalah kondisi ini. Kesenjangan ekonomi tidak saja terjadi di dalam negeri, namun juga di Tingkat dunia, antara negara berkembang dan negara maju. Begitu pula dengan kekecewaan generasi terhadap abainya Negara dalam sektor pendidikan. Hal ini menggambarkan kegagalan kebijakan politik ekonomi dalam negeri memberikan kehidupan sejahtera terhadap rakyat.


Sehingga wajar, sulitnya mencari kerja bertemu dengan banyaknya tawaran kerja  di LN baik pekerja terampil maupun kasar dengan gaji yang lebih tinggi di negara maju. Kondisi ini tidak bisa dilepaskan dari fenomena brain drain yang menjadi isu krusial dalam konteks liberalisasi ekonomi  yang semakin menguat, dan makin memperlebar kesenjangan antara negara maju dan berkembang, menciptakan ketidakadilan dalam akses terhadap sumber daya dan kesempatan. 


Maka, perlu disadari agama sangat berperan penting dalam memulihkan kondisi kerusakan yang menerpa generasi.  Bukan hanya memulihkan bahkan akan menjadi barrier untuk mereka. Profil generasi muslim yang dibentuk oleh Islam telah terbukti berhasil terdepan dalam mengisi peradaban. 


Kembali Kepada Islam


Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah untuk mengatur hidup manusia agar mulia dan bermartabat. Islam membentuk seorang muslim menjadi individu yang berkepribadian islam dan berakhlak mulia.


Disisi lain, ajaran Islam mendorong setiap muslim termasuk generasi untuk mencari dan menuntut ilmu agama agar jalan hidupnya lurus. Karena itu, generasi sangat butuh pembinaan dan penanaman pemahaman Islam secara kontinu agar dapat berproses menjadi generasi takwa. 

Sehingga, kewajiban kita sebagai muslim ialah mempersiapkan generasi dengan membentuk pola pikir dan pola sikap berdasarkan akidah Islam.


Dengan demikian, Islam sangat mencurahkan perhatian yang besar kepada generasi. Jangan sampai generasi muslim kehilangan identitas sebagai pengisi peradaban umat yang seharusnya menjaga dan memperjuangkan Islam kaffah.


Pembinaan Islam kafah ini yang menjadikan generasi muslim kuat dan sabar dalam menjalani proses kehidupannya. Orang tua adalah pihak yang terdepan dalam mendukung upaya pembinaan kepribadian Islam. Berikutnya, masyarakat dan negara yang sudah seharusnya menjadi tempat yang kondusif bagi terlahirnya generasi berkepribadian tangguh sebagaimana para generasi hebat yang pernah lahir di masa kejayaan Islam dan memiliki karakter orang beriman.


Sebagaimana dulu, para pemuda memanfaatkan seluruh potensi yang telah Allah anugerahkan kepada mereka untuk semakin melejitkan Islam sebagai suatu ideologi agung yang terbukti selama hampir 1300 tahun menguasai kurang lebih dua pertiga wilayah bumi ini dengan menyebarkan kesejahteraan bagi semua makhluk hidup. 


Islam terbukti telah melahirkan generasi muslim tangguh yang berorientasi dunia akhirat. Tentu saja karena mereka menjadikan Islam sebagai  tuntunan hidup manusia yang lengkap dan menyeluruh. 

Walhasil. tegaknya Syariah kaffah akan menjadi rahmat bagi seluruh alam, dan mewujudkan keadilan dan kesejahteraan termasuk generasi. Wallahu 'alam


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update