Oleh Nia Saniyah
Muslimah Peduli Generasi Umat
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan pemerintah untuk generasi Indonesia disambut baik oleh masyarakat. Namun Presiden Prabowo Subianto malah gelisah karena masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan Makan Bergizi. Oleh karena itu Presiden akan mempercepat pencapaian sampai akhir tahun 2025 dengan target 82,9 juta segera mendapat manfaat. Namun di sisi lain Presiden juga sedang memikirkan penambahan biaya untuk pencapaian target tersebut. Menurut Badan Gizi (BGN) untuk pencapaian target tersebut dibutuhkan anggaran sekitar 100 triliun.
Anggaran untuk program MBG di tetapkan dalam APBN mencapai Rp 71 triliun dan dana tersebut hanya cukup untuk memberikan Makan Bergizi sekitar 15-17,5 juta penerima manfaat. (CNBCIndonesia.com, 17-01-25)
Dana untuk program MBG ini di dapat dari investasi atau hutang dan hutang di bayar lewat pajak, karena pemasukan Negara di sebagian besar di dapat dari pajak, Dalam hal ini jelas program MBG ini menimbulkan masalah baru yaitu Hutang bertambah, Pajak naik dan kesejahteraan rakyat terabaikan.
Program MBG ini sekilas nampak bagus, Seolah olah peduli terhadap gizi generasi Indonesia, tapi faktanya program ini malah menimbulkan berbagai masalah seperti masalah pendanaan, penyaluran, sasaran dan kualitas makanan. Masih banyak generasi yang belum terpenuhi Kebutuhan gizi nya sehingga mengakibatkan tingginya kasus stunting di negeri ini. Membuat kebijakan tapi tidak direncanakan secara matang, Pada akhirnya bukan kesejahteraan yang di dapat tapi malah kesengsaraan.
Inilah akibat dari sistem kapitalisme kebijakan yang diterapkan bukan berpihak rakyat tapi hanya untuk mengambil simpati dan suara rakyat saja, Alih-alih berpihak pada rakyat tapi nyatanya program ini hanya untuk pencitraan dan yang di untung kan adalah para korporasi.
Islam akan memberikan perhatian yang besar terhadap generasi, karena generasi yang unggul dilahirkan bukan dari segi kesehatannya saja, akan tetapi lahir dari jiwa-jiwa yang kuat. Dan Benteng pertahanan yang kokoh untuk generasi adalah dengan penerapan syariat Islam ke seluruh aspek kehidupan, dengan Islam semua masalah akan tuntas sampai pada akarnya, khalifah akan menjamin dan bertanggung jawab kebutuhan gizi para generasi dengan mekanisme sesuai dengan syariat Islam.
Khalifah juga akan melibatkan para ahli sesuai bidangnya dalam membuat kebijakan, baik dalam pemenuhan kebutuhan gizi, pencegahan stunting dan kedaulatan pertahanan pangan.
Negara juga akan memberikan lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk rakyat, membangun kedaulatan pangan di bawah departemen kemaslahatan umum. Karena lewat departemen ini kualitas pangan akan terjaga dengan baik.
Seorang khalifah juga merencanakan kebijakan dengan matang dan memiliki dana yang besar, dimana sumber dana di dapat dari berbagai ragam, semua dilakukan untuk mewujudkan semua kebijakan dalam mengurus rakyat dengan pengurusan yang terbaik.
Sudah saatnya kita berjuang untuk tegaknya daulah Islam. Karena kesejahteraan rakyat akan tercapai dengan penerapan Islam kaffah.
Wallahualam bissawab

No comments:
Post a Comment