Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Palestina Kian Membara, Al-Aqsa Menyeru Kita!

Monday, November 04, 2024 | Monday, November 04, 2024 WIB

Zahrul Hayati

Penderitaan Gaza tidak akan pernah diselesaikan oleh PBB, Liga Arab, maupun OKI.
Bukan makanan, bukan obat-obatan, bukan pula solusi dua negara atau mengirim tentara ke PBB untuk perdamaian Palestina. Solusi dua negara sama saja dengan mengkhianati Gaza dan mengakui penjajahan kaum Zionis Yahudi di sana. Tapi yang dibutuhkan Palestina saat ini adalah bantuan global tentara Khilafah.

Gaza Utara merupakan wilayah yang mengalami kerusakan terparah akibat perang dan telah dikepung oleh penjajah Zionis Yahudi sejak akhir 2023, Zionis Yahudi yang di bantu oleh Amerika dan sekutu-sekutunya.
Menyusul serangan Badai Al-Aqsa. Sejak 7 Oktober 2023, jumlah korban jiwa di jalur Gaza mencapai 42.604 orang. Sedangkan 99.795 orang terluka. Selain itu, lebih dari seribu orang diduga syahid terkubur dibawah reruntuhan bangunan. Warga yang masih hidup harus menghadapi kelaparan dan pengungsian.
Lebih dari 2.3 juta penduduk mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan.

Dibalik pembantaian, penghancuran, perampasan paksa dan syahidnya jutaan rakyat Palestina, ada Amerika Serikat yang memberi restu. Amerika lah yang pemasok senjata dan negara di garda terdepan yang memperkuat militer Zionis Yahudi.
Kekejaman dan kekejian militer Zionis Yahudi tidak berhenti sampai disitu. Mereka mencuri 2.300 mayat di Gaza. Bagian-bagian mayat itu mereka jual.

Miris, ditengah serangan Israel yang menghancurkan wilayah Gaza, dunia diam seribu bahasa, PBB hanya mengecam. Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) hanya bisa mendesak Zionis Israel untuk mengikuti perintah pengadilan tinggi PBB agar mencegah genosida di Gaza. Yordan juga hanya mengecam. Negara Arab dan Muslim lainnya diam malah bungkam.
Sungguh bungkamnya Arab dan dunia Islam merupakan penghianatan luar biasa terhadap saudara kita sesama muslim di Palestina. Sedangkan Allah Swt. telah berfirman di dalam QS Al-Hujurat ayat 10, “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.”

Namun, para penguasa muslim telah buta, tuli dan bisu sehingga tidak menjawab seruan permintaan tolong dari anak-anak Gaza Palestina yang terluka dan kehilangan keluarganya. Tangan dan kaki para penguasa muslim telah dibelenggu oleh nasionalisme sehingga tidak merasa urusan Palestina sebagai urusan mereka, sebaliknya malah menyibukkan diri dengan urusan internal negaranya. Nasionalisme telah menghalangi para penguasa muslim untuk bergerak nyata membela Palestina dengan mengerahkan militer untuk jihad fisabilillah.


Seruan Al Aqsa

Al-Aqsa menyeru seluruh pemimpin kaum negeri-negeri Muslim, anak cucu Shalahuddin Al Ayyubi, untuk mewujudkan persatuan umat Islam yang sejati di bawah panji Rasulullah Saw dengan menegakkan Khilafah Islamiah ‘ala minhajin nubuwwah, yang akan melaksanakan jihad global melawan Zionis Yahudi sampai kemenangan menjadi milik kaum Muslim. Inilah solusi tuntas atas persoalan Palestina. Adakah kita akan menyahut seruannya?

Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang pada pagi hari hasrat dunianya lebih besar, maka itu tidak ada apa-apanya di sisi Allah, dan barang siapa yang tidak takut kepada Allah, maka itu tidak ada apa-apanya di sisi Allah, dan barang siapa yang tidak perhatian dengan urusan kaum muslimin semuanya, maka ia bukan golongan mereka.”(HR Al-Hakim dalam Al Mustadrak).

Setiap muslim harus memperhatikan urusan kaum muslim, seperti kearah mana pemikiran mereka dan apa saja rencana-rencana yang akan ditimpakan oleh musuh Islam kepada mereka? Kemudian, menyikapinya dengan sudut pandang dan membongkar kerusakan yang akan menimpa umat. Semua itu perkara yang mulia dalam pandangan Islam.

Penderitaan Gaza tidak akan pernah diselesaikan oleh PBB, Liga Arab, maupun OKI.
Bukan makanan, bukan obat-obatan, bukan pula solusi dua negara atau mengirim tentara ke PBB untuk perdamaian Palestina. Solusi dua negara sama saja dengan mengkhianati Gaza dan mengakui penjajahan Zionis Yahudi di sana. Tapi yang dibutuhkan Palestina saat ini adalah bantuan global tentara Khilafah.


Jihad Global dan Khilafah Solusi Tuntas Palestina

Perang Gaza adalah perang yang dilakukan Amerika terhadap Islam, sebagai mana yang terjadi di Afghanistan, Irak, Somalia dan Suriah. Apa yang dilakukan Amerika adalah untuk mencegah kebangkitan umat Islam dan berdirinya Khilafah Islamiah di wilayah tersebut.

Amerika adalah negara adidaya, superpower, jadi harus ada negara tandingannya untuk melawan Amerika yaitu negara tandingannya negara Khilafah Islamiyah ‘ala minhajin nubuwwah.

Solusi yang diperintahkan Allah SWT untuk menyelesaikan persoalan ini hanyalah jihad dan Khilafah. Allah SWT dengan jelas memerintahkan jihad untuk melawan kaum agresor yang memerangi dan merampas wilayah kaum Muslim. Allah SWT berfirman:

Perangilah mereka oleh kalian di mana saja kalian menjumpai mereka dan usirlah mereka dari tempat mereka mengusir kalian (TQS Al-Baqarah 2: 191)

Haram hukumnya berdamai dengan kaum penjajah dan menerima eksistensi mereka di tanah air kaum Muslim.
Krisis di Gaza juga akan tuntas sempurna jika kaum Muslim memiliki perisai untuk melindungi diri mereka, yakni Khilafah Islamiyah.

Jihad dan Khilafah harus terus kita perjuangkan!
Maka dari itu bangkitlah wahai kaum Muslim!
Sekarang saatnya kita kembali melaksanakan perjuangan untuk mengusir kaum Zionis Yahudi dan membebaskan Palestina.

Semoga Allah memuliakan kita dengan pertolongan-Nya, semoga Allah memberikan taufik kepada kita untuk mendirikan Khilafah Rasyidah untuk kedua kalinya, yang akan memuliakan Islam dan kaum Muslim, menghinakan kekufuran dan orang-orang kafir, serta menyebarkan kebaikan di seluruh penjuru dunia.
Wallahu a’lam bish showaab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update