Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jihad! Aksi Nyata Pembebasan Palestina

Thursday, November 14, 2024 | Thursday, November 14, 2024 WIB

Oleh Santika

Aktivis Dakwah

Serangan brutal di Palestina yang kerap dilakukan oleh Zionis Israel sejak 7 Oktober 2023 telah menelan banyak korban. Anak – anak yang tak berdosa pun menjadi sasaran. Ditambah serangan menyasar ke sekolah–sekolah  hampir lebih dari 11.000 pelajar tewas imbas serangan brutal itu. Dalam laporan Kementerian Pendidikan Palestina, pembunuhan oleh serangan Israel juga menyasar ke pengajar dan staf yang ada di lembaga pendidikan. Di Gaza, sebanyak 441 guru dan staf sekolah terbunuh dan 2.491 lainnya luka-luka. Kemudian di Tepi Barat, dua staf sekolah tewas, 17 luka-luka, dan 139 lainnya ditahan. (Jumat,1 November 2024, detikEdu.com)

Diperparah dengan serangan Zionis Israel yang menyasar klinik–klinik kesehatan yang saat itu sedang melakukan vaksinasi Polio terhadap anak–anak Gaza.

Sungguh hal ini merupakan kekejian yang teramat nyata, ketika hak – hak anak dirampas paksa oleh Zionis laknatullah. Mereka akhirnya tidak mendapatkan hak pendidikan karena rusaknya berbagai fasilitas dan syahidnya para guru. Juga anak–anak Palestina tidak memiliki hak kesehatan karena nasibnya pun sama dengan fasilitas pendidikan.

Apa kabar dengan dunia?  Negara – negara  membeku tiada berdaya, hanya bentuk kecaman demi kecaman tanpa kerja nyata untuk menuntaskan permasalahan Palestina ini. Kurangnya rasa empati telah membuktikan pada dunia bahwa kecaman dan diplomasi bukanlah solusi yang hakiki. Banyak perundingan dilakukan dalam rangka menuntaskan entitas penjajah Yahudi terhadap Palestina. Namun, terbukti tak ada satu perundingan pun yang berhasil menuntaskannya.

Keadaan diperburuk dengan keberpihakan Amerika Serikat telah nyata–nyata mendukung Israel dalam menguasai Palestina baik dukungan berupa permodalan miliaran dolar AS yang digelontorkan dari pajak, juga dalam hal persenjataan. (The National Interest). Meningkatnya dukungan AS terhadap Zionis Israel dibuktikan dengan mengirimkan rudal THAAD dan 100 pasukan tentara AS untuk mengoperasikannya. Negara adidaya Amerika Serikat telah mengambil sikap keberpihakannya terhadap Zionis Israel sesuai dengan visi dan misinya di Timur Tengah. Dua negara ini begitu serius dalam menghancurkan Palestina dengan nyata.

Lalu dimanakah sikap negara–negara muslim?

Persoalan Palestina bukanlah sebatas persoalan bagi penduduk palestina atau bangsa Arab saja atau persoalan kemanusiaan. Namun ini adalah persoalan kaum muslimin di seluruh dunia. Negara–Negara muslim justru sebaiknya menunjukkan mati rasa, dan sikap tak berdaya. Melihat fakta yang ada seharusnya lebih dari cukup menyadarkan kita bahwa Palestina tanpa dukungan negara–negara muslim tak akan menyelesaikan penjajahan, sebaliknya Zionis justru diatas angin karena di back up oleh negara kapitalis terbesar di dunia. Negara–negara muslim hanya mencukupkan dengan aksi kecaman atau dengan mengirim berbagai bantuan. Padahal sejatinya semua usaha itu hanyalah mengaburkan sikap seorang muslim, yang merasa sudah ikut berjuang padahal hanya memperpanjang penjajahan. Tak sedikit pun hatinya terketuk untuk memberi bala bantuan dengan mengirimkan pasukan militer dari setiap negara muslim. Sungguh, ini adalah bukti penghianatan terhadap saudara sendiri.

Sekularisme kapitalisme yang telah memisahkan agama dari kehidupan. Sistem ini membuahkan produk nasionalisme yang telah menghancurkan ikatan akidah sesama saudara. Membuat kaum muslim terkotak–kotak dalam negara yang berbeda. Sistem ini lebih mementingkan kekuasaan dan keuntungan dibandingkan ikatan persaudaraan karena akidah Islam.  Rasulullah saw. bersabda, “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (turut merasakan sakitnya).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kini saatnya umat sadar bahwa penjajahan Zionis merupakan perang peradaban antara barat dan Islam. Upaya yang harus dilakukan adalah dengan memahami akar permasalahan ini yaitu karena saat ini tidak diterapkannya sistem Islam diseluruh negeri. Padahal dengan diterapkannya Islam dalam bingkai daulah Khilafah maka kita akan memiliki kekuatan menghancurkan sekat nasionalisme dengan bersatunya negeri–negeri muslim dalam satu kepemimpinan seorang khalifah. Dengannya kekuatan Islam akan terpancar, dan hanya dengan jihadnya para  tentara muslim  persoalan palestina ini akan berhenti dan penjajahan di dunia ini teratasi. Wallahualam bissawab

 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update