Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Carut Marut Pendidikan Saat Ini, Ulah Kapitalisme Menggerogoti Negeri

Wednesday, August 07, 2024 | August 07, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:40:38Z

Oleh Sasa Putri El Hakim

Di lansir dari Solopos.com, BANDUNG BARAT- Sejumlah siswi duduk di ruangan kelas di SDN Cibungur Kelas Jauh, Kampung Cijuhung, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (13/2/2024).
SDN yang terpencil di kawasan pinggiran Waduk Cirata tersebut hanya memiliki 50 orang siswa-siswi dari kelas satu hingga kelas enam. Sekolah itu hanya memiliki tiga ruangan kelas yang minim prasarana seperti ruangan rusak dan buku pelajaran serta fasilitas pembelajaran kurang layak.
Pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan negara. Di Indonesia, pendidikan dianggap sebagai salah satu faktor kunci dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. tapi faktanya di indonesia saat ini akses pendidikan saat ini masih sulit, terlebih lagi bagi masyarakat yang ada di pedesaan yang memiliki kekurangan finansial.

Salah satu masalah terbesar yang terjadi saat ini adalah kurangnya fasilitas yang memadai di daerah terpencil. Banyak sekolah di daerah terpencil yang masih sangat terbatas fasilitasnya. Contohnya gedung yang kurang memadai, ruang kelas, fasilitas kesehatan, dan juga fasilitas pendukung lain nya seperti perpustakaan dan laboratorium. Serta kekurangan sumber daya seperti buku, peralatan, dan pendidik yang berkualitas menjadi penghalang bagi anak-anak di daerah terpencil untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Selain fasilitas juga sulitnya akses menuju sekolah. Masalah ini disebabkan oleh berbagai tantangan seperti jarak yang jauh, infrastruktur yang terbatas, dan keterbatasan sumber daya manusia dan finansial. Hal ini juga mempengaruhi motivasi guru untuk mengajar di daerah-daerah terpencil karena minimnya fasilitas dan dukungan.

Dalam sistem kapitalisme kondisi ini terus dibiarkan. Wajar jika tidak menghasilkan generasi cemerlang. Kemudahan untuk mengakses pendidikan sudah selayaknya menjadi hak seluruh rakyat.

Di dalam sistem kapitalis, tentu saja pendidikan berbiaya tinggi sehingga tidak terjangkau oleh rakyatnya. Inilah mengapa munculnya beasiswa bagi siswa yang tidak mampu tapi dengan beberapa syarat, padahal seharusnya bebas biaya itu dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat mau itu di daerah terpencil atau di perkotaan

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةً عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
Artinya Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah dari Anas ra.) menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim, namun bagaimana cara kita mendapatkan hak dan fasilitas yang layak jika di negara kita masih pakai sistem kapitalis yang bahkan sudah sehancur ini?

Solusi yang pasti atas permasalahan ini tak lain dan tak bukan hanyalah sistem Daulah Islam. Dimana di dalam nya sudah pasti tidak akan ada lagi masyarakat yang sulit untuk menuntut ilmu. Juga pasti dapat fasilitas yang layak dan memadai. Sehingga terciptanya generasi yang cemerlang bukan hanya isapan jempol belaka. Di samping itu, jika Islam menjadi sebuah ideologi sebuah negeri maka pendidikan akan di utamakan karena negara faham arti kewajiban yang sesungguhnya.
Wallahu’alam bi showwab

×
Berita Terbaru Update