Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bisikan Setan di Balik Layar: Perdagangan Manusia Modern

Sunday, August 11, 2024 | Sunday, August 11, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:40:14Z

Oleh Nani, S.PdI

(Pemerhati Remaja Andoolo Sulawesi Tenggara)

Prostitusi adalah masalah sosial yang sering dibicarakan orang sampai saat ini,  yang menjadi korbannya adalah anak-anak usia belasan tahun yang masih polos dan mudah dipengaruhi, prostitusi agaknya bukan persoalan yang mudah untuk ditiadakan begitu saja dari muka bumi ini.

Sebagaimana dilansir Kompas.com, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membongkar sindikat pelaku eksploitasi perempuan dan anak di bawah umur melalui media sosial. Kombes Dani Kustoni, Kepala Bagian Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, menjelaskan bahwa sindikat ini mempekerjakan dan menyediakan pekerja seks komersial (PSK) serta menjual video porno melalui aplikasi X dan Telegram. Ini adalah eksploitasi seksual anak secara online yang terorganisir. “Kelompok ini memiliki manajer media sosial, bagian pemasaran, penyedia akun, dan tentu saja mucikari,” kata Dani dari Bareskrim Polri, Selasa (23/7/2024).

Masalah ekonomi, gaya hidup hedonis, keputusasaan, kompleksitas masalah sosial dan budaya, proses degradasi moral atau sikap permisif yang merajalela dapat menjadi ‘sponsor’ utama maraknya prostitusi/pelacuran. Selain itu, prostitusi anak dan remaja terjadi karena kebutuhan pribadi (karena kesulitan ekonomi orang tua), kurangnya pengawasan dari orang tua, faktor lingkungan, misalnya sering menerima ajakan teman untuk mendapatkan penghasilan yang cepat, kurangnya pendidikan agama bagi anak, dll.

Harus disadari, sistem kehidupan hari inilah biang keladi. Sekularisme dengan racunnya mencetak individu-individu yang makin jauh dari agamanya. Tujuannya untuk menjauhkan aturan agama dari aturan kehidupan,yang telah memudarkan akidah setiap Muslim. Apalagi saat negara yang menjadi agen utamanya. Dari upaya untuk memoderasi agama hingga monsterisasi ajaran Islam, momok ekstremisme telah merasuki pikiran masyarakat. Akibatnya, umat Islam yang takut akan agamanya dan menentang hukum Tuhan serta jauh dari karakter generasi yang Sholeh dan Sholehah.

Sekularisme kapitalis melegitimasi segala cara untuk memperoleh kekayaan bagi masyarakat. Nampak nyata kerusakan masyarakat bahkan keluarga, sementara negara tak memberikan perlindungan yang nyata.

Islam menjadikan Negara wajib memberikan perlindungan dan keamanan rakyat termasuk anak-anak. Negara juga berkewajiban memberikan kesejahteraan untuk mengurangi kesenjangan kejahatan. Sistem pendidikan Islam membentuk kepribadian Islam. Islam juga memiliki sistem sanksi yang tegas dan membuat jera yang mencegah segala bentuk prostitusi.

Prostitusi yang terjadi pada generasi saat ini bukanlah karakter yang melekat pada umat Islam. Karena Allah SWT telah menjadikan umat ini sebagai khairu ummah. Sebagaimana dalam firman-Nya menyatakan bahwa “umat muslim adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah.”

Menjadi khairu ummah adalah karakter hakiki dari seorang muslim. Khairu ummah berarti menjadi generasi pemimpin yang berdaulat dan menjadi generasi yang menguasai dunia dengan identitas kemuslimannya untuk mewujudkan peradaban yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta.

Islam menjadikan generasi hebat yang mampu menggali potensinya untuk mengukir sejarah gemilang. Islam memberi kesempatan bagi pemuda manapun untuk meraih impiannya, mengukir prestasinya, menggali lebih dalam potensinya. Inilah kesempatan yang dicari-cari oleh pemuda manapun. Menciptakan generasi yang mumpuni memberikan kontribusinya bagi umat, membangun peradaban gemilang.

Oleh karena itu, cara ampuh membentengi generasi dari prostitusi adalah dengan mencabut sistem kehidupan kapitalisme sekuler liberal yang menjadi biang keladi  dan menggantinya dengan sistem Islam yang diterapkan secara komprehensif di seluruh  kehidupan. Sehingga terwujud karakter generasi Muslim yang hakiki, menempati posisinya sebagai khairu ummah di atas muka bumi. Wallahu a’lam bi ash-shawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update