Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

SOLUSI ISLAM DALAM MENGATASI KRISIS AIR BERSIH

Friday, May 31, 2024 | Friday, May 31, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:45:33Z

Oleh: Komanah

(Ibu rumah tangga)

 

Saat ini belum masuk musim kemarau sepenuhnya, namun di kabupaten Bandung sudah terdapat yang kekurangan air bersih, pada musim kemarau kali ini terdapat potensi ancaman kekurangan air bersih atau kekeringan hingga kebakaran. Kepala pelaksana BPBD kabupaten Bandung, Uka Suska mengungkapkan, mulai Mei sampai September 2024 diperkirakan mulai memasuki musim kemarau, tetapi belum sepenuhnya musim kemarau sebab sewaktu-waktu masih ada turun hujan di kabupaten Bandung.

Uka mengungkapkan, saat ini curah hujan diwilayah kabupaten Bandung sudah berkurang, dan sudah ada Desa di kecamatan Arjasari yang minta dikirim air bersih untuk keperluan masyarakatnya, dan air yang ada di desa tersebut bergantung pada curah hujan, terutama bersumber dari sumur gali atau air tanah, dan ketika turun hujan sumur gali mereka akan keluar airnya, Uka juga menghimbau kepada masyarakat, dalam menghadapi musim kemarau untuk menghemat penggunaan air bersih yang akan digunakan sehari-hari.

Selain itu dimusim kemarau ini Uka menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena sampah yang menumpuk rawan akan terjadi kebakaran, sebab selain kekeringan pada musim kemarau terdapat juga potensi kebakaran, bahkan pada kemarau sebelumnya di kabupaten Bandung terjadi beberapa kali kebakaran akibat membakar sampah sembarangan.

Saat ini kondisi cuaca tidak menentu, tetapi kali ini cuaca lebih condong pada musim kemarau, walaupun belum dikatakan kemarau karena masih ada turun hujan walaupun jarang, dampak dari hujan yang jarang itu masyarakat mengeluhkan kekurangan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Dalam hal ini faktor yang menyebabkan masalah krisis air bersih adalah, selain jarangnya turun hujan atau kemarau adanya perubahan iklim global dan minimnya resapan air, sebab saat ini lahan yang tadinya ditanami pohon-pohon hijau kini sudah beralih fungsi, menjadi pemukiman atau perumahan warga, hal ini tidak lain kaum kapitalislah yang diuntungkan, yang menjadikan ladang bisnis bagi mereka yang bermodal besar, tidak peduli masyarakat yang berada diwilayah itu yang menjadi korban kekurangan air bersih.

Selain itu dampak yang akan terjadi jika kekurangan air bersih adalah munculnya penyebaran penyakit, dehidrasi dan disentri, dalam masalah ini tentunya harus ada peran negara dalam menanggulanginya, semestinya negara harus memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah yang ada dinegeri yang katanya “Gemah ripah loh jinawi ini” sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.

Sungguh menjadi kenyataan yang pahit, negeri yang kaya dengan sumber daya alam tetapi masih banyak rakyat mengeluh kurangnya air bersih, negara yang seharusnya menjadi pelindung dan pemelihara rakyatnya, ini terjadi karena sistem yang diterapkan dinegeri tidak berpihak pada rakyat kecil, tetapi lebih berpihak pada asing dan aseng, ini sudah menjadi hal yang nyata bahwa sistem kapitalis sekuler ini lemah, tidak bisa menjamin kesejahteraan rakyatnya.

Jelas sekali dalam hal ini, yang menyebabkan masalah ini terjadi karena perbuatan manusia itu sendiri, seperti yang tercantum dalam firman Allah: Bahwa telah tampak kerusakan didarat dan dilaut disebabkan karena tangan manusia,Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali kejalan yang benar. (QS. Ar rum ayat 41).

Hanya Islamlah yang dapat memberikan solusi, seperti halnya kisah pada kekhalifahan Usman bin Affan Ra, yang masa itu terjadi krisis air bersih, tetapi oleh seorang yahudi malah dijadikannya sebagai ladang bisnis,lalu Rasulullah Saw bersabda:Siapa yang ingin mendapatkan syurganya Allah SWT maka harus membebaskan sumur itu dan dipergunakan untuk kepentingan rakyat, lalu Usman bin Affan berusaha membebaskan sumur itu, setelah berhasil membebaskan lalu sumur itu dipergunakan secara gratis, untuk kepentingan rakyat. Itulah contoh pemimpin yang bijaksana dan memberikan solusi kepada setiap permasalahan umatnya.

Oleh karena itu, jika kita mengharapkan keberkahan dari Allah SWT, maka sudah saatnya kita kembali kepada syari’at Islam, karena dalam Islam pemimpin akan menerapkan Islam secara kaffah, sebagaimana Allah SWT perintahkan kepada kita sebagai seorang muslim, wajib mengambil Islam secara keseluruhan, “Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kedalam Islam secara keseluruhan,dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan,Sungguh Ia musuh yang nyata bagimu” (Qs. Al-Baqarah, ayat 208). Islam itu agama yang sempurna, yang mengatur semua aspek kehidupan dan memberikan solusi tuntas bagi seluruh permasalahan umat.

Wallahu alam Bisshowab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update