Oleh Nazwa Aulia
Pelajar
dan Aktivis Muslimah
Kekerasan
pada anak menjadi berita hangat yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat di
negeri ini. Banyaknya penderitaan yang menimpa pada anak-anak khususnya anak di
bawah umur membuat banyak hati miris dan empati. Selain kekerasan fisik,
anak-anak juga banyak yang mengalami kekerasan seksual dari perilaku bejat
orang-orang disekitarnya.
Seperti
yang telah menggegerkan dunia maya akhir-akhir ini, seorang bocah umur 4 tahun
dilecehkan oleh pria dewasa yang tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri. Padahal
seharusnya peran seorang ayah adalah sosok yang mengayomi dan melindungi bagi
sang buah hati. Bukan malah menyakiti apalagi melakukan hal-hal bejat yang
sudah dilarang oleh agama.
Sayangnya
hal-hal tersebut bisa kita pastikan bahwa bukan yang pertama dan satu-satunya
yang terjadi di negeri ini. Tapi banyak sekali dan tentunya berulang. Dan
sebagian besar terjadi di dalam rumah dan lingkungan anak berinteraksi.
Perlindungan
anak sendiri adalah sebuah kewajiban bagi keluarga, lingkungan atau masyarakat
dan negara, tapi sayangnya hidup di zaman kapitalisme seperti ini membuat
siapapun merasa berat menjalani hidup dan tertekan. Dan menjadikan anak sebagai
sasaran empuk untuk meluapkan semua emosi yang menimpa para orang tua.
Negara
pun seharusnya bertanggung jawab dengan banyaknya kasus kekerasan seperti ini
khususnya kekerasan seksual dengan memberikan sanksi seberat mungkin pada sang
pelaku tapi justru membiarkan masalah ini seperti angin lalu dan tengelam
diantara masalah-masalah yang lain.
Banyaknya
komunitas atau lembaga perlindungan anak bahkan UU perlindungan anak itu
sendiri pun ternyata tidak mampu mengatasi atau setidaknya mengurangi kekerasan
yang terjadi akhir-akhir ini.
Di
dalam Islam sendiri sudah dijabarkan kewajiban-kewajiban bagi orangtua dalam
hal mendidik anak. Dengan menjadikan akidah sebagai fondasi utama sehingga
melahirkan perilaku-perilaku terpuji dalam mendidik anak.
Pun
jika di dalam negara Islam, pelaku kejahatan keji seperti itu akan diberikan
sanksi tegas dan membuat jera bagi siapapun yang melakukannya. Inilah
pentingnya negara Islam hadir kembali di tengah tengah masyarakat yang kian
hari kian memilukan. Karena bukan satu dua orang saja yang akan menikmati
indahnya hidup dalam peraturan Islam, melainkan seluruh manusia karena Islam
adalah Rahmatan Lil 'alamin.
Wallahuaalam
bissawab

No comments:
Post a Comment