Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sikap Muslim terhadap Pergantian Tahun

Saturday, January 13, 2024 | January 13, 2024 WIB Last Updated 2024-01-13T10:46:55Z

 


Oleh: Bunda Daffa (Ummahat Peduli Umat)


Malam tahun baru diperkirakan tidak akan semeriah tahun lalu. Namun, masih saja di beberapa titik tempat di ibukota selalu dijadikan tempat untuk memperingatinya seperti Monas, Bunderan HI, Kota Tua, Anyer, dan PIK 2. 


Dari berbagai kalangan ikut merayakan dengan bersuka cita,dan kebanyakan adalah yang beragama Islam. Bukankah Allah melarang kita umat muslim untuk meniru budaya yang bukan terlahir dari Islam.


Sungguh ironis di tengah penjajahan Zionis Yahudi di Palestina, pengusiran bangsa Rohingya bersama sama menyuarakan kepedulian  atas Palestina. Sementara di Aceh mahasiswa mengusir para pengungsi Rohingya dengan berbagai alasan. Pengungsi Rohingya yang dirasa tak tahu diri diberi tempat tinggal dan makan oleh pemerintah setempat. Mahasiswa beranggapan masih banyak rakyat Indonesia yang hidup di bawah di bawah garis kemiskinan, dan butuh pertolongan. 


Begitupun di Negeri Palestina yang memerlukan bantuan, pemboikotan sejumlah produk Israel sudah dirasa mulai diabaikan oleh masyarakat. Umat sudah terpecah dalam menyikapi berbagai permasalahan yang ada. Pembungkaman di beberapa akun yang seharusnya membela kaum muslim di Palestina seakan menjadikan ukuwah Islamiyyah terkalahkan oleh sikap nasionalisme.


Inilah potret buruk sistem kapitalis. Paradoks bangsa Indonesia yang pernyataannya seolah olah bertentangan dengan kebenaran. Mereka tahu bahwa Islam adalah satu tubuh, namun tidak peduli dan mengabaikan kebenaran.


Pergantian tahun ini yang seharusnya disikapi dengan berubahnya sistem yang ada dari kufur menjadi Islam. Jangan hanya menjadikan Islam hanya sekedar identitas saja namun tidak menjalankan sepenuhnya aturan Islam. Memisahkan agama dari kehidupan, mengakui kepedulian terhadap Palestina dan rohingya namun tidak memberikan solusi yang tepat untuk berbagai permasalahan umat. Umat memerlukan perlindungan yaitu khilafah.


Sebuah sistem yang mampu mewujudkan rasa aman untuk seluruh umat. Sebagai seorang muslim sudah sepantasnya memiliki perilaku yang lahir dari proses berfikir yang selalu berlandaskan syariah Islam. Dengan bersatunya umat muslim dengan satu perasaan, satu aturan, satu perilaku. Oleh karena itu, yang kita perlukan adalah sistem yang dapat mewujudkan rasa aman untuk seluruh rakyat yaitu sistem kekhilafahan yang akan menjadikan Islam rahmatan lil alamin. Insya Allah.

×
Berita Terbaru Update