Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser pada Kamis (19/11/2023) siang tadi berjalan tak seperti biasanya.
Mulai unsur pimpinan hingga anggota DPRD Paser ramai-ramai mengenakan syal bendera Palestina dan Indonesia.
Mulai Ketua DPRD Paser H Hendra Wahyu, Wakil Ketua DPRD H Abdullah dan Fadly Imaman, para ketua fraksi dan anggota tampak mengenakan di bagian leher mereka.
Hendra Wahyudi mengaku pengenaan syal tersebut bentuk dukungan terhadap masyarakat Palestina atas terjadinya peperangan.
“Bentuk solidaritas kami atas dasar kemanusiaan karena adanya perang antara Palestina dengan Israel,” singkat Hendra.
Hendra berharap seluruh masyarakat dan anggota DPRD Paser dapat mendoakan warga Palestina untuk bersabar dan segera merdeka seperti Indonesia.
"Kita doakan dengan doa-doa terbaik kita, agar Palestina diberikan kesabaran dan juga segera diberikan oleh Allah kemerdekaan seperti bangsa kita," kata Hendra.
Diketahui, perang antara Palestina dan Israel telah berlangsung sejak 7 Oktober lalu dan telah menewaskan ribuan warga sipil, termasuk anak-anak yang tidak berdosa.
--
Wajib mendukung palestina!
--
Sebagai ummat Islam sudah seharusnya menjadikan pembelaan adalah suatu kewajiban yang harus dipenuhi sesama muslim dan juga negeri muslim. Apalagi ketika musuh bertindak di luar batas kemanusiaan bahkan sampai menghilangkan nyawa kaum muslim. Seperti yang tertuang dalam Qs. Al-Baqarah : 191 yang artinya:
_"Dan perangilah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu...."_
Bahkan sampai saat ini penguasa negeri muslim tidak mengikuti langkah milisi ini, yaitu mengirimkan balasan berupa serangan. Ini semua di sebabkan karna adanya rasa nasionalisme di negeri-negeri kaum muslim hari ini.
Kalau kita melihat sejarah islam, bahwasanya dahulu kaum muslim itu bersatu dibawah kekuasaan yang bernama daulah khilafah. Tetapi ada perjanjian Sykes-Picot yang membuat kaum muslim itu berkotak-kotak menjadi nation state.
Agar kaum muslim itu tidak memiliki perasaan untuk bersatu kembali seperti pada masa daulah khilafah, maka barat semakin menumbuh suburkan paham nasionalisme ke tengah-tengah kehidupan kaum muslim. Contohnya PAN Arabisme adalah salah satu cikal bakal nasionalisme di negeri muslim ini sehingga mereka merasa berbeda dengan kaum muslim yang lainnya. Sehingga barat dengan mudah untuk menguasai dan bahkan sampai mengendalikan kaum muslimin di bahwah kekuasaannya.
Oleh sebab itu maka sampai sekarang tidak ada tentara atau perlawanan dari penguasa muslim atas kebiadan zionis ini. Nasionalisme itu tidak pernah dikenal oleh umat islam bahkan kaum muslim itu tidak tersekat-sekat seperti sekarang. Karna mereka ibarat satu tubuh yang bersatu, jika satu bagian tubuh ada yang tersakiti maka tubuh yang lain pun ikut merasakan sakitnya. Seperti dalam Qs. Al-Hujurat : 10 yang berbunyi:
_"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara."_
--
Solusi tuntas atas palestina
--
Kaum muslim dahulu bersatu dalam naungan yang bernama khilafah. Khilafah adalah suatu negara yang menerapkan hukum serta syariat islam secara kaffah/keseluruhan. Khilafah akan menjadi junnah bagi seluruh kaum muslimin bahkan khilafah juga akan melindungi kaum muslim dari bahaya, serangan musuh, dan semua hal yang mengancam kaum muslimin.
Dengan adanya negara khilafah maka kaum muslimin yang ada di palestina tidak akan mengalami kehinaan dan kenestapaan seperti yang kita lihat hari ini. Mereka juga tidak akan terusir untuk kedua kalinya sebagaimana nakba pada tahun 1948 sekolah, rumah sakit, rumah-rumah, dan juga fasilitas publik tidak akan dibombardir oleh rudal-rudal zionis yahudi.
Dengan adanya khilafah maka seluruh kaum muslimin akan mendapatkan kesejahteraan hidup dan perlindungan. Karena khilafah paham bahwa tanah palestina adalah milik kaum muslimin, tanah palestina adalah tanah kharajiyah yang difutuhati pada masa khalifah Umar bin Khattab.
Tanah palestina telah disirami dara para _syuhada_' pasukan panglima Salahuddin Al Ayyubi ketika beliau merebut kembali Al Quds dari penjajahan dari tentara salib. Tanah palestina juga selalu dijaga oleh jiwa raga para khalifah.
Seharusnya arah perjuangan seluruh kaum muslimin untuk palestina haruslah satu suara, yaitu berjuang untuk bisa menegakkan kembali negara pelindung bagi umat islam yaitu daulah khilafah. Hanya dengan khilafahlah kaum muslimin yang ada di palestina bisa di selesaikan. Allahu Akbar
Wallahu a'lam bishawab

No comments:
Post a Comment