Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hilang Belas Kasih Bukti Kegagalan Sistem Sekuler-Kapitalis

Monday, October 24, 2022 | Monday, October 24, 2022 WIB Last Updated 2022-10-24T15:30:40Z

Hasni Surahman
(Milenials Activis)

Tidak ada ungkapan yang, bisa menggambarkan kasih sayang seorang ibu. Apapun keadaan orang tua tidak seharusnya menjadi dalih bagi anak untuk berkata kasar, apalagi sampai melakukan tindakan yang merenggut nyawa ibu. Sosok Ibu telah memberikan waktu terbaik, bahkan nyawanya dalam merawat kita hingga dewasa saat ini, kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang anak terhadap ibu kandungnya sendiri di Lampung Utara, di sebabkan sang ibu tidak memberi uang rokok pada si pelaku menjadi fenomena memilukan (www.kompas.com 9/10/22).

Kapitalisme-sekuler telah mencetak pemuda yang bermental bejat, bagaimana tidak paham ini sedari awal memisahkan umat manusia agar tidak menjadikan agama sebagai kompas dalam menjalani hidup dan kehidupan ini. Realitas hari ini menjadikan paham sekuler menjadi acuan yang menjadi standar kehidupan. Padahal memisahkan agama dari kehidupan adalah penyebab segala kerusakaan hidup umat manusia.

Pemuda yang harusnya menjadi penyejuk mata, menjadi anak yang kelak memakaikan mahkota kepada ke dua orang tuanya. Menjadi wasilah keluarganya masuk surga, dan menjadi generasi penerus peradaban kini jauh dari harapan. Sistem pendidikan yang menjadi tameng terakhir setelah keluaga nyatanya gagal membentuk unggul dan luhur pada generasi.

Sistem pendidikan sekarang lebih condong melahirkan generasi materialistik, konsumeristik, dan takut ketinggalan tren.  standar hidup  tinggi namun tidak disokong dengan ketersedian lapangan pekerjaan, dari  negara menjadi alasan mendasar dari kasus pembunuhan ini. Jumlah pengangguran yang tidak terhitung di seantero negeri ini harusnya menjadi PR besar penguasa sebab setiap warga negara berhak memperoleh kehidupan yang baik.

Dalam Islam pembunuhan yang di sengaja, sanksinya adalah membayar diyat kepada keluarga korban, sesuai dengan sabda Nabi “Perhatikanlah sesungguhnya orang yang terbunuh dalam pembunuhan seperti sengaja yaitu orang yang membunuh dengan cambuk atau tongkat, maka dalam perkara ini harus membayar 100 ekor unta yang 40 ekor diantaranya sedang mengandung anaknya”. Barang siapa dibunuh maka keluarganya mempunyai dua pilihan : mengambil tebusan atau menuntut hukuman mati” (HR.Bukhari).

Wallahualam bissawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update