Oleh: Maryatiningsih
(Ibu Rumah Tangga)
Remaja adalah generasi dan harapan suatu negara, sebagaimana pemuda yang mampu membawa perubahan positif pada negeri ini. Tetapi mirisnya remaja harapan itu sangat sulit untuk kita temui di sistem sekuler kapitalis saat ini. Apalagi di era tekhnologi bebas seperti sekarang yang mempunyai pengaruh besar dikalangan milenial.
Seperti yang dilansir dari BANDUNG – Demi rekam aksi saat dirinya menghindar dari truk, seorang remaja tertabrak saat hendak memberhentikan truk. Remaja tersebut diduga sedang membuat konten untuk media sosial bersama seorang temannya.
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Bandung AKP AKP Zazid Abdullah membenarkan video itu direkam di terusan Exit Tol Soreang-Pasir Koja (Soroja), Jalan Tegal Caang, Desa Parung Serap, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.Kecelakaan itu disebut terjadi pada Kamis (2/6) pukul 14.45 WIB. Orang yang ditabrak dalam video itu adalah seorang remaja berusia 14 tahun warga Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.
Ada banyak faktor yang menyebabkan kondisi Remaja menjadi salah arah dan minim kontribusi nya untuk kemajuan negeri. Diantaranya , karena pendidikan yang tidak mengarahkan jiwa generasi itu tumbuh, dan sungguh-sungguh . Malah sebaliknya membingungkan ini terbukti dengan adanya kurikulum merdeka yang bebas tidak jelas arahnya. Pendidikan formal khususnya jauh dari nilai-nilai Islam padahal baik formal ataupun non formal ajaran pendidikan Islam adalah utama untuk di ajarkan .
Kurangnya pemahaman dan kesadaran akan pentingnya mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk baik secara agama maupun secara umum harus disampaikan kepada mereka. Tidak cukup dipahamkan dilingkungan rumah atau keluarga saja tetapi lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat juga harus ditanamkan .
Sayangnya justru saat ini pendidikan itu terkikis dengan kebijakan-kebijakan yang baru sehingga pemahaman-pemahaman agama dalam pendidikan yang sahih sangat minim bahkan hampir musnah karenanya . Jika remaja saat ini banyak melakukan penyimpangan-penyimpangan itu juga ada andil penyebabnya karena sistem dan kebijakan saat ini. Tetapi apalah daya untuk mendidik remaja saat ini hannya mengandalkan individu saja krena terikat dengan sistem dan jarangnya pendidikan yang Ideologis dan kurang untuk diminati masyarakat .
Tidak cukup negara yang penduduk muslimnya terbesar, tetapi yang seharusnya apakah nilai-nilai ajaran Islam itu sudah ditanamkan dan diterapkan dalam pendidikan untuk setiap generasi. Karena hanya sistem Islam saja yang sahih ajarannya dan pengaruhnya pasti untuk segala aspek kehidupan. Termasuk aspek pendidikan yang baik dan mulia dihadapan Allah swt, apalagi di hadapan manusia. Maka sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat muslim untuk mendakwahkan dan juga mengopinikan tentang Islam kaffah . Dengan begitu generasi harapan perubahan sistem akan tercapai .
Wallohu walam biasshawab.

No comments:
Post a Comment