Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Al - Quran Di Campakan Negara Hancur Berantakan

Thursday, May 05, 2022 | Thursday, May 05, 2022 WIB Last Updated 2022-05-05T07:05:18Z

Oleh : Neng Sri
Ibu Rumah Tangga

Ramadhan bulan penuh berkah telah berlalu. Masih melekat dalam benak kita Ramadhan  adalah bulan Al- Quran. Pada bulan inilah untuk pertama kalinya Al-Quran diturunkan oleh Allah SWT dan di wahyukan kepada Nabi Muhammad  SAW sebagai mukzijat  yang paling istimewa Kemukzijatan Al-Quran berlaku hingga saat ini meskipun  Rasuluah SAW sebagai pembawanya telah wafat.  
Allah SWT berfirman: " "Sungguh Kamilah yang telah menurunkan Al-Quran, sungguh Kami pula yang menjadi penjaganya (QS Al- Hijr (15) : 9).

Interaksi dengan Al-Quran wajib dilakukan jika kita berharap selalu berada di jalan yang lurus. Sejarah mencatat kejayaan umat Islam berbanding lurus dengan tingkat interaksi umat Islam dengan Al- Quran. Bila interaksi umat Islam dengan Al-Quran tinggi maka kejayaan, kesuksessan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat sudah pasti menjadi milik mereka. Sebaliknya jika mereka jauh dari Al- Quran maka kesedihan, kekhawatiran dan kesengsaraan sudah pasti akan menimpa mereka di dunia maupun di akhirat.

Nabi Muhammad SAW mengingatkan bahwa membaca Al-Quran adalah cara paling mudah untuk meraih cinta Allah SWT . Rasulullah SAW bersabda "Siapa saja yang mengharapkan cinta Allah dan Rosulnya hendaklah membaca Al-Quran."(HR ibnu Adi, Abu Nu'am dan al-Baihaqi).

Allah SWT menjelaskan bahwa Al-Quran adalah petunjuk (Al-Huda) bagi manusia. Namun masih saja ada manusia yang mencari jalan selain Al-Quran . Perilaku mencampakan Al-Quran (Hajr Al- Quran) adalah dosa besar. Allah SWT mencela orang- orang yang berlaku yang termasuk Hajr Al-Quran (mencampakan al- quran ). Carut marutnya kondisi negeri saat ini di sebabkan karena begitu beraninya para pengambil kebijakan negara mencampakan Al-Quran. Akibat  mencampakan Al-Quran, negeri yang kaya dengan sumber daya alam  ini justru jatuh terpuruk pada zona kemiskinan. Negeri yang begitu luas ini terasa sempit, sumber daya alamnya yang melimpah tidak menjadikan mayoritas rakyatnya hidup bahagia.

Ramadhan adalah Bulan Al- Quran karena sejati nya bulan Ramadhan di jadikan oleh kaum muslim momentum untuk kembali membumikan Al- Quran. Caranya tentu dengan mengamalkan seluruh isi Al-Quran sekaligus berhukum pada Al-Quran. Oleh sebab itu berhukum dengan Al-Quran adalah sebuah keniscayaan, tidak boleh tidak umat Islam secara keseluruhan wajib berhukum pada Al-Quran. Berhukum pada Al- Quran adalah wujud nyata ketakwaan kepada Allah SWT. Jika puasa Ramadhan benar -benar menghasilkan ketakwaan kepada pelakunya, sejatinya mereka akan berhukum pada Al- Quran. 

Ketakwaan tentu dengan mengamalkan Al- Quran dan berhukum pada Al- Quran pasti akan menghasilkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. 

Allah SWT berfirman: Andai penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan menurunkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi. akan tetapi mereka mendustakan ( ayat- ayat Kami). Karena itu menyiksa mereka karena apa yang mereka perbuat itu ( TQS al- Araf(7):96).
Wallahu a'lam bi ash - shawwab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update