Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Keadilan hanya ada dalam Islam

Saturday, September 11, 2021 | Saturday, September 11, 2021 WIB

By : Eva lingga Jalal

Telah lama keadilan absen di negeri ini. Dari hari ke hari, yang ada dan makin nyata adalah wajah ketidakadilan alias kezaliman. 

Jelas, hukum dan peradilan di negeri ini makin diskriminatif. Makin jauh dari rasa keadilan. Para koruptor, misalnya, yang kebetulan adalah para pejabat atau mereka yang dekat dengan kekuasaan, kerap dihukum amat ringan. Sudah begitu, masih dapat diskon masa tahanan. Bahkan dalam kasus korupsi bansos triliunan rupiah yang merugikan jutaan rakyat, pelaku dihukum amat ringan. Sebaliknya, dalam kasus pencurian yang dilakukan rakyat biasa, itu pun pelakunya kadang terpaksa mencuri karena terdesak keadaan, hukumannya bisa cukup memberatkan. 

Tentu masih banyak bukti betapa hukum dan peradilan di negeri ini amat diskriminatif. Benar-benar tidak adil. Bahkan terasa amat zalim! Terutama tentu terhadap pihak-pihak yang berseberangan dengan kekuasaan. Sebaliknya, bagi penguasa dan pihak-pihak yang pro penguasa, hukum dan peradilan begitu memanjakan mereka. 

Mengapa ketidakadilan dan kezaliman begitu nyata di negeri ini? Setidaknya ada dua faktor penyebabnya. 

Pertama: Sistem hukum dan peradilan di negeri ini sangat dipengaruhi dan dilandasi oleh sistem hukum dan peradilan Barat yang sekular. 

Kedua: Bobroknya mental sebagian aparat penegak hukum. Entah polisi, jaksa atau hakim. Pasalnya, dalam sistem yang jauh dari tuntunan agama (Islam), siapapun—termasuk para aparat penegak hukum—begitu mudah tergiur oleh uang, jabatan, perempuan dan godaan duniawi lainnya. Akhirnya, mereka banyak yang terlibat jual-beli perkara. Keadilan pun tak bisa lagi diharapkan.

Setiap orang yang mendambakan keadilan, sudah sepantasnya berharap dan bertumpu hanya pada syariah Islam. Tentu karena hanya syariah Islam yang adil. Sebabnya, syariah Islam bersumber dari Zat Yang Maha adil. Allah Yang Maha adil telah menetapkan sejumlah aturan/hukum untuk mengatur kehidupan manusia di dunia. Orang yang melanggar aturan/hukum-Nya dinilai berdosa dan bermaksiat. Dia bisa dikenai sanksi di dunia atau diazab di akhirat. 

Dengan demikian keadilan dan Islam adalah satu-kesatuan. Tidak aneh jika para ulama menegaskan keadilan (al-'adl) sebagai sesuatu yang tak mungkin terpisah dari Islam. 

Keadilan  terjadi jika Islam ditegakkan. Dan Islam dapat diterapkan melalui kekuasaan. Karena itu dalam Islam, kekuasaan tentu amat penting. Tidak lain  demi menegakkan keadilan sekaligus menolak kezaliman.

Hanya dengan penegakan dan penerapan syariah Islam secara kaffah, keadilan bagi semua akan tercipta. Saat keadilan tercipta, kezaliman pun pasti sirna. 

Wallahu alam bishawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update