Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Angka Kematian Ibu Tinggi, Islam Solusi Hakiki

Saturday, June 13, 2026 | Saturday, June 13, 2026 WIB



Oleh. Lilis Ummu Ikhwan 
(Muslimah Peduli Ummat)



Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak boleh lagi ada nyawa warga di pelosok daerah yang melayang akibat sulitnya akses kesehatan. Komitmen itu diutarakan Prabowo, setelah masih ditemukan adanya seorang ibu yang meninggal karena pendarahan dalam perjalanan panjang menuju rumah sakit.

Nestapa ibu meninggal tersebut menjadi pemantik komitmen kuat pemerintah untuk mempercepat pembenahan fasilitas kesehatan (Faskes) di tanah air. Janji itu disampaikan Prabowo saat meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026).


Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi dan menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Kondisi ini menunjukkan bahwa keselamatan ibu saat hamil, melahirkan, dan pascamelahirkan masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu faktor yang sering disorot adalah belum meratanya keberadaan dokter kandungan dan tenaga kesehatan spesialis, terutama di daerah terpencil dan kepulauan. Di sisi lain, berbagai upaya untuk mewajibkan penempatan tenaga medis di daerah tertentu kerap dianggap bertentangan dengan hak asasi manusia (HAM), sehingga pemerataan layanan kesehatan belum dapat diwujudkan secara optimal.


Tingginya AKI merupakan bukti bahwa negara belum sepenuhnya mampu melindungi nyawa para ibu. Dalam sistem kapitalisme, layanan kesehatan sering dipandang sebagai komoditas yang dapat diperjualbelikan dan bergantung pada kemampuan ekonomi masyarakat.


 Akibatnya, akses terhadap layanan kesehatan berkualitas menjadi tidak merata. Daerah yang menguntungkan secara ekonomi lebih mudah mendapatkan fasilitas dan tenaga kesehatan, sementara wilayah yang kurang berkembang sering mengalami keterbatasan layanan. Kondisi ini berkontribusi pada tingginya risiko kematian ibu yang seharusnya dapat dicegah.


Islam menawarkan solusi yang bersifat menyeluruh karena memandang kesehatan sebagai kebutuhan dasar rakyat yang wajib dijamin oleh negara. Dalam sistem Islam, negara bertanggung jawab menyediakan infrastruktur kesehatan yang memadai hingga ke pelosok wilayah agar setiap warga dapat memperoleh layanan dengan mudah. Negara juga memastikan ketersediaan tenaga medis serta fasilitas kesehatan yang berkualitas. Seluruh layanan kesehatan diberikan secara gratis kepada masyarakat dan pembiayaannya berasal dari Baitul Mal, sehingga tidak ada hambatan ekonomi yang menghalangi rakyat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Dengan mekanisme ini, keselamatan ibu dan kualitas kesehatan masyarakat dapat lebih terjamin. 


Wallahua'lam

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update