Ciparay Bandung
Wabah corona telah membuka fakta kegagapan dan rendahnya tingkat kepedulian Negara di Dunia dalam melindungi rakyatnya, banyak Negara yang pada awalnya berusaha menutupi data dan fakta terjangkit virus ini, mereka lebih mementingkan pencitraan bagi negaranya, agar di sebut layak di kunjungi ketimbang menyelamatkan rakyatnya yang terinfeksi corona. Tampak jelas lebih memperhatikan kondisi ekonomi dari pada keselamatan warganya.
Sejak awal indonesia dinilai sangat lamban merespon wabah corona ini, ada sebanyak 63 pasien covid -19 meninggal dalam sehari akibat kehabisan stok oksigen.Kasus-kasus kekurangan oksigen di RS dan pada pasien isolasi mandiri menunjukan kelemahan perangkat negara dan fasilitas yang di butuhkan rakyat untuk menghadapi pandemic, padahal data yang akurat di butuhkan untuk membuat perencanaan dan tindakan yang tepat. Perencanaan dan tindakan tersebut di bebankan pada anggaran keuangan pusat dan daerah, apabila data tidak akurat maka akan berdampak fatal, sementara corona telah mewabah dan mengancam nyawa masyarakat.
Berdasarkan pemaparan di atas sangat jelas bahwa sistem kapitalis telah menunjukan kegagalan dalam menghadapi pandemi corona ini, sistem kapitalis ini jugalah yang menyebabkan banyak Negara di Dunia mengalami kegagapan dan ke gagalan menangani corona.Akar masalahnya terletak pada sistem kapitalis yang telah menjadikan Negara berlepas tangan dari tanggung jawabnya memelihara urusan masyarakat, Negara menyerahkan berbagai urusan penting seperti kesehatan itu kepada sektor swasta.
Kebalikan dengan sistem kapitalisme yang terbukti gagal itu, sistem Islam justru melarang swastanisasi, semua urusan masyarakat itu di bawah tanggung jawab Negara yakni Khilafah yang dikepalai oleh seorang Khalifah. Khalifah wajib memelihara urusan rakyatnya karena Khalifah akan dimintai pertanggungjawaban atas pemeliharaannya itu. Negara di dalam islam secara langsung melaksanakan pelayanan kesehatan dan tidak mengijinkan sektor swasta mengelolanya, jadi satu-satunya harapan masa depan adalah tegaknya Negara Khilafah Rasyidah yang akan mengatur Dunia berdasarkan hukum Syariah.Inilah sistem hukum yang akan membawa Rahmat dan kesejahteraan bagi Dunia, kesejahteraan yang tidak hanya berupa hasil dari sistem ekonomi semata, namun juga hasil dari sistem kesehatan, pendidikan, hukum, politik, budaya dan sosial.
Jadi perjuangan untuk menegakan syariah secara kaffah dalam naungan Khilafah Rasyidah itu harus dapat pula di baca sebagai perjuangan menyelamatkan Umat manusia dari kerakusan dan hegemoni sistem kapitalis.

No comments:
Post a Comment