Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kekuatan Doa untuk Para Syuhada

Wednesday, April 28, 2021 | Wednesday, April 28, 2021 WIB

Oleh: Yusriani Rini Lapeo, S.Pd
(Anggota Muslimah Media Jakarta dan Pemerhati Sosial)

Belum kering air mata dan duka dihati atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, kini kabar duka datang lagi melanda Negeriku.

Dilansir dari pemberitaan berbagai awak media yang beredar, KSAL TNI telah mengkonfirmasikan KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali sejak hari Rabu minggu lalu.

Sejak peristiwa pilu tersebut, pihak militer tidak berhenti menggerakkan bantuan dalam pencarian KRI Nanggala-402, berbagai skenario pun dilakukan sampai akhirnya statusnya dinyatakan On Eternal Patrol alias patroli atau bertugas untuk selama-lamanya.

Meski demikian, sampai saat ini masih mengalir doa untuk ke 53 kru Nanggala-402, baik dari seluruh keluarga korban, sahabat, seluruh masyarakat Indonesia maupun negara-negara tetangga yang turut merasakan duka cita atas tragedi tersebut.

Besar pula harapan kita agar  mereka kembali masih dalam keadaan selamat, meski Allah telah berkehendak lain. Alhamdulillah, pada senin 26 April  pihak militer dan jajarannya telah menemukan titik terang, bahwa bangkai KRI Nanggala-402 telah ditemukan di dasar laut pada kedalaman 838 meter.

Pada situasi ini setidaknya kita lebih mengutamakan prasangka baik  kepada Allah, bahwa semua yang bernyawa akan kembali kepada sang pencipta. Begitupun atas tragedi yang menimpa para pahlawan kita, semua berada pada area yang kita tidak kuasai, yakni sudah menjadi ketetapan  dan rahasia Allah dan kita tidak akan dimintai pertanggung jawaban atas nya.

Ada dua poin penting yang sangat berpengaruh dan perlu kita ketahui. Pertama bahwa doa adalah senjata bagi kaum Muslimin untuk meminta permohonan kepada Allah, baik untuk meminta petunjuk ataupun meminta dijauhkan dari marabahaya. Doa dapat menjadi bentuk ketaatan manusia kepada sang pencipta. 

Segala puji bagi Allah, atas doa kita bersama proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 akhirnya mendapat jawaban dari Allah. Meskipun demikian, para pahlawan dinyatakan gugur dalam tugasnya.

Semoga keluarga dan sahabat yang ditinggalkan semakin dikuatkan Allah dan diberikan ketabahan hati. Kehilangan merupakan hal terberat bagi manusia, namun jika kita tawakal insya Allah semua akan terasa ringan. Sebab, kita yakin bahwa doa mampu menembus langit dan mengalahkan segala-galanya.

Seperti salah satu hadis yang berbunyi, “Tidak ada sesuatu yang lebih besar dari pengaruhnya di sisi Allah SWT selain doa”. (HR. Tirmidzi)

Kedua, kita yakin bahwa apa yang telah menimpa para patriot kita sudah menjadi ketetapan Allah. Akhirnya kita berdoa, semoga kru KRI Nanggala-402 yang tewas tenggelam, apalagi di bulan Ramadhan sebagai mati syahid.

"Siapa yang terbunuh di jalan Allah, dia syahid. Siapa yang mati (tanpa dibunuh) di jalan Allah dia syahid, siapa yang mati karena wabah penyakit Tha’un, dia syahid. Siapa yang mati karena sakit perut, dia syahid. Siapa yang mati karena tenggelam, dia syahid.” (HR. Muslim)

Pun, semoga banyak ibrah yang bisa kita petik atas tragedi ini. Semoga Allah menempatkan mereka di Jannah-Nya. KRI Nanggala-402 Insya Allah mereka adalah salah satu pilihan Allah untuk syahid, aamiin. Wallahu 'alam

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update