Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PENDANGKALAN AKIDAH GENERASI, DAMPAK MODERASI

Saturday, February 13, 2021 | Saturday, February 13, 2021 WIB Last Updated 2021-02-13T03:51:37Z


Oeh : Fitri Handayani, S.Pd

Analis kepegawaian kementerian agama  ( Kemenag  ) Sulsel Andi Syaifullah mengatakan, kebijakan penempatan guru beragama kristin di sekolah islam atau madrasah sejalan dengan Peraturan Menteri Agama ( PMA ) Republik Indonesia. Tentang pengangkatan guru madrasah khususnya pada Bab VI pasal 30.

PMA nomor 90 tahun 2013 telah diperbaharui dengan PMA nomor 60 tahun 2015 dan PMA nomor 66 tahun 2016, dimana pada Bab VI pasal 30 dicantumkan tentang standar kualifikasi umum calon madrasah  ( khususnya pada poin a ), yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Tidak disebutkan bahwa harus beragama islam,” terang Andi Syaifullah, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Sabtu 30 Januari 2021.

Kemudian menurutnya, “guru non muslim yang ditempatkan di madrasah ini akan mengajarkan mata pelajaran umum, bukan pelajaran agama. Jadi saya pikir tidak ada masalah. Bahkan ini salah satu manifestasi dari moderasi beragama, dimana islam tidak menjadi ekslusif bagi agama lainnya,” ungkapnya.

Jika alasan memasuki guru non muslim di sekolah madrasah itu adalah dengan alasan moderasi maka hal tersebut bukan suatu hal yang  tepat, begini lah jika kebijakan hanya disandarkan oleh Akal memaksakan kehendak hanya berdasarkan akal semata. Hal tersebut membuat keadaan semakin kacau dan bahkan bisa menghancurkan aqidah peserta didik itu sendiri karena guru itu tugas nya bukan hanya memberikan pelajaran kepada peserta didik namun dia juga harus memberikan contoh kepribadian islam, Pandangan memoderasi islam itu sebenarnya adalah rasa rendah diri di hadapan agama lain sehingga islam disesuaikan dengan keadaan atau dibuat moderat.

Harus dipahami, guru bukan hanya menyampaikan materi tapi juga menanamkan kepribadian dan sebagai guru harus mempunyai akhlak yang sesuai sebagai seorang pendidik.ibnu Qayyim melarang seorang guru itu tenggelam dalam kenikmatan dan kelezatan dunia karena dunia akan menyihir hati mereka. Ia hendaknya senantiasa berjihad dengan ilmu, hujjah dan bayan karena pemahaman yang mendalam tentang agama adalah salah satu tanda tingginya iman seseorang. Maka peluang guru non muslim mengajar madrasah adalah pintu pendangkalan akidah bagi generasi islam 

Madrasah adalah sarana pendidikan khusus buat yang beragama islam. Bukan melulu soal pelajaran yang diajarkan. Tapi juga ada adab dan cara berpakaian gurunya juga wajib jadi contoh. Sebab islam itu apa adanya ketaatan pada islam seutuhnya dan tidak perlu di moderasi karena bukan islam yang mengikuti zaman namun zaman lah yang mengikuti islam. Pandangan untuk memoderasi islam itu sebenarnya adalah rasa rendah diri di hadapan agama lain sehingga islam disesuaikan dengan keadaan atau dibuat moderat.

Tujuan pendidikan sekolah dalam islam ada tiga tujuan pokok dalam pendidikan sekolah pertama,Membangun kepribadian islami, pola pikir, dan jiwa yang islami, dengan cara menyempurnakan pembinaan seiring dengan berakhirnya jenjang pendidikan sekolah. Kedua, Mendidik anak didik dengan keterampilan dan pengetahuan agar dapat berinteraksi degan lingkungan yang berupa peralatan, inovasi, dan berbagai bidang terapan lainnya, seperti penggunaan peralatan listrik dan elektronika, peralatan pertanian, industri dan lain-lain. ketiga, Mempersiapkan anak didik untuk dapat memasuki jenjang perguruan tinggi dengan mempelajari ilmu-ilmu dasar yang diperlukan, baik yang termasuk tsaqafah seperti bahasa Arab, fiqih, tafsir, dan hadits, maupun ilmu sains seperti matematika, kimia, fisika, dan lain-lain. 

Tujuan dalam pendidikan tersebut membutuhkan peran guru dan yang utama iyalah peran negara itu tersendiri sehingga dalam kaitan nya pembelajaran di sekolah bukan hanya tatap muka di kelas, tetapi juga pelajaran di luar kelas terkait keteladanan, akhlak dan seterusnya. Maka yang paling ideal itu muslim diajar juga oleh muslim, supaya murid bisa melihat bagaimana profil dari gurunya, akhlaknya dan ketaatan kepada Allah.

Allah swt berfirman :”Hai orang-orang beriman, masuklah kalian ke dalam islam secara keseluruhan, dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh setan itu musuh yang nyata bagi kalian”( TQS al-Baqarah {2}:208 )

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update