Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

LGBT Bukan Fitrah Manusia

Saturday, July 11, 2020 | Saturday, July 11, 2020 WIB Last Updated 2020-07-11T12:43:49Z
By : Dini Mertha R 
(aktivis dakwah ideologis)

Didalam akun Instagram Unilever pada tanggal 19 Juni 2020 resmi menyatakan bahwa Unilever  mendukung LGBTQ+. Dukungan terhadap gerakan lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ+) telah menuai kecaman di dunia maya. Meski di dunia Barat keputusan itu merupakan hal yang positif karena menjunjung hak asasi manusia, namun rupanya hal itu di Indonesia masih menjadi sebuah kontroversi.

Lewat postingan Unilever  tersebut warganet Indonesia mengambil sikap boikot terhadap produk Unilever. Tak sedikit seruan untuk memboikot produk Unilever. Bahkan Seruan boikot juga disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Unilever memang perusahaan yang terbilang besar banyak sekali yang menyayangkan tindakan Unilever dalam mendukung LGBTQ+. Selain Unilever, Instagram juga menunjukkan dukungan kuat terhadap LGBTQ+, tepat setelah Unilever menyatakan dukungan pada komunitas itu dalam instagram resminya. Meskipun Instagram sudah terbilang lama mendukung LGBTQ+ namun tak banyak orang yang mengetahui nya. Hingga kini, dukungan terhadap LGBT itu makin menguat dengan menambahkan fitur 'pride' dalam sisi awal story Instagram, sekaligus juga terlihat dalam bentuk sticker dalam story.

Sementara itu, dukungan terhadap LGBT seolah deras mengalir dari sejumlah perusahaan internasional, seperti Apple, Google, Facebook, Youtube, dan Unilever. Ini juga menunjukkan bahwa beberapa negara barat sudah menganggap LGBT sebagai hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari.
Membuat aksi boikot memang akan merugikan produsen, tapi tidak ada jaminan bahwa dukungan terhadap kebobrokan (LGBT) akan dihentikan. Faktanya di zaman era dominan kapitalisme berpijak pada liberalisme yang di agungkan dan memberikan lahan subur bagi bisnis mereka.

Di dalam Islam LGBT adalah sesuatu tindakan yang di haramkan Allah SWT bahkan hal ini disebutkan dalam Al-Qur'an sesuatu yang melampaui batas dan akan mendapatkan azab yang sangat pedih karna ini tidak sesuai dengan fitrah nya manusia. 

Islam adalah satu-satunya sistem yang mampu menyelesaikan persoalan LGBT, karena memiliki standard benar-salah yang baku dan sahih. Kesahihan Islam telah dijamin wahyu. Syariat Islam memosisikan aktivitas LGBT sebagai perbuatan buruk dan tercela.

Allah Swt. berfirman yang artinya: “Dan (Kami juga telah mengutus) Lut, ketika dia berkata kepada kaumnya, Mengapa kamu melakukan perbuatan keji, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun sebelum kamu (di dunia ini).” (QS Al-A’raf 7: Ayat 80 )

Perlawanan terhadap LGBT harus dilakukan dengan upaya sistematis menghapus paham, sistem dan individu institusi atau lembaga liberal. Diganti dengan dominannya ideologi Islam karena apabila ideologi Islam diterapkan maka hukum Islam akan terlaksana secara keseluruhan yang menimbulkan kesejahteraan di Masyarakat, di dalam Islam manusia adalah ciptaan Allah yang paling sempurna maka dari itu hanya Islam  solusi dari permasalahan yang ada karena Islam yang melahirkan individu institusi atau lembaga yang taat dan menebar Rahmat 
×
Berita Terbaru Update