Foto: (Tulisan Tisue - 124i )
Tuhan, Engkau yang mengontrol semua bagian tubuhku, dan Engkau tahu saat-saat mereka dalam kondisi terbaik. Penyakit membuatku stress dan mencuri semua waktu yang bisa aku gunakan untuk bekerja. Sejujurnya Tuhan, aku tidak suka jatuh sakit. Tapi saat-saat seperti ini juga membuatku bisa mengambil waktu untuk beristirahat untuk Mu, jadi aku bersyukur atas kesempatan ini untuk menunggu di dalam Engkau.
Dengan Iman aku sembuh ucap: Yang aku alami bosan dan takut itu saja karna aku tidak pernah merasakan sakit sama sekali. Motivasi ku adalah rencana Tuhan dalam hidup ku indah pada waktunya, Aku kenak musibah ini atas izin Tuhan dan aku percaya Tuhan mempukan aku melewatinya karna Tuhan tidak akan memberikan ujian melewati batas kemampuan kita.
Kegiatanku makan, mandi, tidur, kerjain tugas kuliah, dan kulian online. Ia kuliah di salah satu Kampus STT Ekumene Jakarta. Katanya.
Ia mengungkapkan tulisan lewat tisue karena buku tidak ada dan orang-orang sekitarnya tidak ada diruang isolasi meluangkan waktu menulis mengisi kebosanan, saat dihubungi melalui whatsapp pada. Kamis, (16/4/2020).
Pasien - Kode 124i dirawat di ruang isolasi di RSUD kepulauan mentawai sejak dijemput dari rumah menuju rumah sakit untuk diperiksa setelah beberapa hari dinyatakan positif Covid-19.
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.- Pengkhotbah 3 : 11 Tuhan, izinkan semangat dan harap itu tetap denganku.
Meski demikian ia tetap berjaga-jaga agar virus itu tak menjangkiti tubuhnya. Caranya, kini ia tetap tegar karena Tuhan ada segala harapannya. Pungkasnya. (Lumbanraja)

No comments:
Post a Comment