Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jalan Menuju Istiqomah

Saturday, August 03, 2019 | Saturday, August 03, 2019 WIB
Penulis : Sri Nawangsih

Tetap istiqomah memperjuangkan kebenaran, keadilan dan menegakan syariah-Nya dalam  rangka ketaatan kepada Allah SWT memang tidak mudah. Ejekan, tekanan hingga ancaman baik psikis maupun fisik seringkali membuat banyak orang goyah, menyerah lalu kalah. Bahkan banyak yang akhirnya berbalik arah. Terlebih lagi dorongan hawa nafsu, godaan syaitan, pengaruh lingkungan yang buruk, tawaran kekuasaan, sanjungan, pujian dan berbagai jebakan seringkali mebuat banyak orang berbalik arah dari jalan kebenaran.

Dalam praktik politik sekuler yang kotor hari ini kita bisa melihat dan menilai bagaimana para elit politik tidak konsisten pada janjinya. Tentu saja tidak ada ketulusan didalamnya, yang ada hanyalah kepentingan abadi. Demi kepentingan dan kekuasaan apapun bisa dilakukan. Tidak ada lagi rasa bersalah dan takut dosa. Halal dan haram tak lagi menjadi relevan. Syariah dianggapnya tidak relevan lagi.

Semua itu berpangkal pada kecintaan manusia terhadap dunia. Padahal Nabi SAW pernah bersabda., “Andai dunia ini sebanding harganya dengan sayap seekor lalat saja, niscahya Allah SWT tidak akan membiarkan seorang kafir pun untuk meminum air dari dunia ini barang seteguk pun.” (HR at-Tirmidzi dan Ibn Majah)

Para elit politik dan tokoh Islam hari ini seolah tidak pernah belajar meneladani generasi salafush-shalih yang tidak pernah silai dengan gemerlap dunia, harta dan kekuasaan. Mereka sadar betul akan adanya hari pertanggungjawaban. Mereka sangat memahami sabda Nabi kepada Abu Dzar ra. yang oernah meminta amanah jabatan/kekuasaan. Saat itu Nabi saw. menolak sambil memberi nasihat, “Jabatan/kekuasaan itu adalah amanah serta bisa menjadi kerugian dan penyesalan pada Hari Kiamat, kecuali bagi orang yang mengambil amanah kekuasaan itu dengan benar dan menunaikan kewajibannya didalamnya.” (HR Muslim). Karena tidak pernah berambisi pada kekuasaan maka wajar generasi salafush shalih ridak pernah plin-plan. Mereka selalu istiqomah,

Imam Nawawi di dalam Riyadh ash-Shalihin mengatakan, “Para ulama berkata, istiqomah adalah luzum ath-thaah (konsisten dalam kebenaran).” Karena itu istiqomah hukumnya wajib. Allah SWT berfirman:
Karena itu beristiqomahlah sebagaimana kamu diperintah… (TQS Hud[11]:112)

Para ulama menjelaskan, agar bisa istiqomah, setidaknya ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, Beriman secara benar dan lurus. Kedua, mejaga keikhlasan semata-mata karena Allah SWT dan selalu berusaha terikat dengan syariah. Ketiga, mengkaji, menghayati dan mengamalkan seluruh isi al-Qur’an. Keempat, Teman dan lingkungan yang shalih. Kelima, Mengkaji dan menghayati kisah=kisah orang shalih terdahulu. Keenam, memperbanyak do’a kepada Allah SWT agar diberi keistiqomahan.

Pengirim : Bu Ade
×
Berita Terbaru Update