N3,Sarolangun ~ Setelah pada Rabu kemarin (3/7/2019) Aliansi Pemuda Peduli Sarolangun (APPS) mengadakan Audiensi bersama Dinas DPMD terkait masalah Bimtek Kades yang diduga menghabiskan anggaran tapi tidak tepat sasaran dan tidak ada manfaat.
Selanjutnya,Aliansi Pemuda Peduli Sarolangun (APPS) akan mengadakan Audiensi bersama pihak Kejaksaan Negeri Sarolangun dengan membawa surat laporan resmi. Hal ini dikatakan Kordinator Umum APPS,Ahmad Sodikin kepada Nusantaranews.net, Kamis (4/7/2019).
Ia juga mengatakan,jika jawaban dari Dinas DPMD pada audiensi kemarin sudah cukup puas namun menurutnya, APPS akan mentelaah lagi tentang penggunaan anggaran dana bimtek Kades yang bersumber dari dana ADD yang berjumlah 8 juta perdesa tersebut.
" Kita akan telaah lagi dan melaporkan ke Kejaksaan Negeri Sarolangun. Karena kami menduga kuat ada pihak yang di untungkan secara pribadi dalam pengelolaan dana miliaran rupiah yang dikelola oleh Apdesi," sebut Ahmad Sodikin.
Ditambahkannya, jika yang menjadi kuat dugaan APPS terkait masalah ini, kami mempeetanyakan, apakah Apdesi sudah memenuhi spesifikasi pengelolaan keuangan negara yang jumlahnya miliaran rupiah dari segi legal hukumnya atau ada Perbub atau Perda yang memberikan kuasa pengelolaan anggaran negara dari pemerintah daerah.
" Mengapa kami menyebutkan ini,karena dari pihak Apdesi kemarin tidak mau menemui kami, seolah-olah Apdesi takut padahal sudah kami layangkan surat empat hari sebelum aksi kemarin. Jadi kami menilai jika Apdesi dalam hal ini cuci tangan di balik SPJ Desa," pungkasnya. (SRF)
