Penulis : Yuyun Suminah
Komunitas Karimah 
(Kajian Remaja Muslimah) Cikampek

Kata master menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang memimpin orang lain, yang utama, yang paling tinggi (pandai, cakap, dan sebagainya). 

Jadi ketika dilekatkan dengan pemuda tepat sekali karena pemuda adalah calon pemimpin yang dekat dengan prestasi, kecakapan, kepandaian dan membawa perubahan.

Pemuda memiliki jiwa semangat yang tinggi, diusianya yang produktif bisa membawa perubahan suatu bangsa, pantas saja Bung Karno menyampaikan kata-kata heroik yang bisa membakar semangat pemuda. "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia." Menggambarkan bahwa pemuda bisa membawa perubahan yang bisa mengguncang dunia.

Kini sebagian pemuda bukan lagi prestasi yang diukir tapi moral-moral yang cacat yang mereka tampakan. Seperti akhir-akhir ini yang viral beredarnya video seorang siswa SMP PGRI Wringinanom, Gresik Jawa Timur yang berprilaku tak terpuji kepada seorang guru yang bernama Nur Khalim, 30 tahun. Siswa yang masih berusia dibawah umur itu berinisial AA, 15 tahun, ditegur karena kedapatan merokok di dalam kelas. Siswa tersebut bukannya berhenti malah  mengomel dan memegang krah Pak guru seperti mengajak untuk berkelahi.

Bukan yang pertama kejadian seorang pelajar yang melakukan tindakan tersebut, kejadian ini terus berulang, di luaran sana masih ada yang mungkin belum terekspos oleh media, pelajar yang tidak mencerminkan kaum terpelajar tapi pelajar yang berwatak brutal. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? inilah PR bersama kita baik keluarga, masyarakat dan negera.

Peran keluarga

Keluarga adalah lingkungan pertama bagi seorang anak di sinilah kepribadian dibentuk. Peran orangtua berperan penting, pendidikan dimulai dari seorang ibu sebagai madrasah pertama, guru pertamanya di rumah memberikan pendidikan mulai dari moral atau adab, dicontohkan semua. Karena dari seorang ibu yang solehahlah akan mencetak anak anak yang tangguh, cerdas dan berakhlaq.

 Selain peran ibu peran ayah pun tak kalah penting, ayah (laki-laki) Allah perintahkan untuk mencari nafkah tak sekedar nafkah yang menghasilkan materi tapi cara untuk mendapatkannya pun akan berpengaruh kepada prilaku seorang anak, apakah menafkahi keluarga dengan jalan halal atau haram.

Peran masyarakat

Peran masyarakat pun sangat penting juga karena seorang anak akan bersosialisasi (bergaul) dengan lingkungan sekitar seperti lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat luas. Jika suatu masyarkat tersebut memperhatikan nilai-nilai agama satu pemikiran, perasaan dan pelatura  yang bersumber kepada Alquran dan hadis maka seorang anak pun akan mengikutinya begitu pun sebaliknya. Jika di suatu masyarakat yang jauh kepada nilai-nilai moral maka seorang anak akan terbawa arus olehnya.

Peran negara

Negara punya peran praktis dalam mengatur umat, karena dari negaralah legalitasi hukum dibuat, ketika pelaturan itu dilanggar maka sangsi akan diterima bagi orang yang melanggar.
Negara juga yang bisa menindak tegas bagi pemicu-pemicu timbulnya prilaku pemuda yang tak bermoral seperti melarang tontonan kekerasan, pornografi dan pornoaksi baik di media cetak maupun elektronik. Negara juga berkewajiban menjaga akidah umat termasuk menjaga pemuda dari tindakan-tindakan abnormal.

Hanya dengan sistem Islamlah semua peran keluarga, masyarakat dan negara bisa optimal dalam menjadikan pemuda sebagai master perubahan. Karena mereka sadar itu semua sudah Allah perintahkan. Wallahualam.

0 komentar:

 
Top