Oleh :Lina Herlina
Ibu Rumah Tangga
Dikutif dari Dialog Rakyat 1 September 2026
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa DPRD tentang pencegahan pembuatan, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi serta penanganan terhadap anak yang menjadi korban pornografi.
Menurut Dadang regulasi tersebut memiliki arti penting ditengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin terbuka. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan baru dalam upaya melindungi anak dari paparan maupun dampak pornografi.
Hal itu disampaikan Dadang saat mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung. Senin ( 31/8/2026 )
Akar dari permasalahan ini bukan hanya terletak pada teknologi saja, tetapi ada pada sistem sekuler yang memberi akses pornografi atas nama kebebasan.
Sebagai usaha dalam melindungi anak dari pornografi program Raperda patut diapresiasi, tetapi solusinya tidak mengakar pada permasalahannya hanya sebatas tambal sulam saja , akar permasalahannya terletak pada Liberalisme yang didukung oleh Sistem Demokrasi yang memberikan akses kebebasan pada sistem teknologi yang ada dan tidak mau mencabut akses yang ada.
Sedangkan IsIam sudah memiliki peraturan dasar yang mengakar sebagai solusi yang tepat:
1.Filter Iman ((Fardu a'in) yang terkandung dalam Qs. An Nur:30-31
Yang mana memerintahkan setiap kaum Muslim baik laki-laki maupun perempuan untuk selalu menjaga pandangannya (ghaddul Bashar).
Tanamkan pada diri anak sejak dini rasa Muraqabatullah dan pahamkan pada mereka bahwa Alloh Maha Melihat apa yang kita lakukan.
2.Keluarga berperan sebagai Benteng seperti yang terkandung dalam Qs. At Tahrim:6
Seorang Ayah wajib menjaga keluarganya dari api neraka.
Sebagai orang tua sudah sejatinya kita harus mengontrol setiap aktifitas yang dilakukan oleh anak didalam HP
- Mengontrol HP
- memasang filter sehingga anak tidak mudah mengakses apa saja yang bisa merusak fikirannya
- Dampingi dengan screen time dimana anak tidak bisa sepuas mungkin dalam menggunakan HP
- sejatinya sebagai orang tua kita bukan hanya memberikan HP saja kepada anak tetapi kita juga hrus mengontrol apa saja yg mereka akses pada HP mereka.
3.Peran Negara
Disini peran negara sangat penting,didalam Islam negara wajib:
- Memblokir total produksi dan distribusi pornografi ( bukan hanya sekedar mengedukasi saja)
- Menerapkan sanksi tegas terhadap pelaku penyebar dan propaganda LGBT/seks bebas
- wajib memberlakukan kurikulum Aqidah dan adab pergaulan Islami, yang mana memisahkan pergaulan antara anak laki-laki dan perempuan, Mempermudah nikah muda.
Perlindungan yang sempurna hanya akan tercipta jika negara menerapkan aturan Islam secara Kaffah dalam naungan Daulah Khilafah
Wallahu a'lam bishawab
