Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, Isu Pasokan Gas dan Kabut Asap Jadi Sorotanl

Tuesday, October 27, 2026 | October 27, 2026 WIB Last Updated 2026-10-27T08:00:23Z
Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, Gas dan Kabut Asap Jadi Sorotan

Nusantaranews.net, Jakarta – Ketegangan diplomatik dikabarkan tengah melanda hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura. Situasi ini dipicu oleh kebijakan pemangkasan pasokan gas alam serta persoalan kabut asap lintas batas yang kembali menjadi perbincangan hangat.  


​Berdasarkan informasi yang beredar, Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan pihak pemerintah Indonesia pada Selasa, 27 Oktober 2026. Meski agenda penting ini telah diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, pihak Singapura awalnya belum memberikan konfirmasi resmi, dengan keterangan pers kepada awak media yang diagendakan sekitar pukul 15.00 WIB.  
​

Krisis kecil ini bermula setelah langkah Indonesia mengurangi pasokan gas melalui pipa ke negeri tetangga tersebut sebesar 8%. Langkah ini langsung menuai reaksi keras dari para pejabat tinggi Singapura. Diplomat senior Singapura, Bilahari Kausikan, bahkan melontarkan kritik tajam dengan menyebut pengurangan tersebut sebagai bentuk intimidasi yang berisiko merugikan Indonesia. Isu pasokan gas ini menjadi sangat krusial mengingat Singapura masih sangat bergantung pada gas alam untuk menopang sekitar 95% kebutuhan listrik nasional mereka.  


​Selain masalah energi, ketegangan kian meruncing akibat isu lingkungan, yakni kabut asap lintas batas yang diakibatkan oleh kebakaran hutan di wilayah Indonesia, yang turut dikeluhkan oleh negara tetangga seperti Malaysia. Suasana kian memanas setelah Menteri Senior Singapura, K. Shanmugam, menyatakan kekecewaannya atas komentar yang dilontarkan oleh pejabat Indonesia terkait fungsi hutan sebagai penghasil oksigen bagi negara tetangga. Sebagai respons, Singapura dilaporkan telah menawarkan sejumlah bantuan serta mengirimkan peringatan kepada beberapa perusahaan asal Indonesia yang diduga terkait dengan insiden kebakaran hutan tersebut. 
×
Berita Terbaru Update