By: Lina Ummu Najah
Kamu pernah nggak denger celutakan dari temanmu "ih gitu aja baper??"atau"baperan lu..!"
Yup, mungkin sebagian kita pernah di perlakukan seperti itu ya.
And do you know sejak muncul istilah baper banyak orang enggan untuk meminta maaf karena menganggap kitalah yang terlalu baper atau kebawa perasaan padahal omongannya emang udah membuat orang lain tersinggung dan menyakiti.
Hmmm..
So, apakah emang baperan itu salah?? Dan gimana cara supaya kita nggak gampang baper.
Yuk kita bahas
Kenapa sih orang bisa baper?
Jawaban simpelnya karena manusia punya hati dan rasa. Tapi sebenarnya ada jawaban yang lebih kompleks dan mendasar apa itu?
Karena Allah udah setting manusia untuk ngerasain yang namanya sakit hati, terpuruk, sedih, khawatir, takut, cemas, gundah. Biar apa?? Biar manusia itu tahu bahwa ia lemah, terbatasi dan membutuhkan sesuatu yang besar yaitu Allah.
So, manusia itu memang di desain untuk 'merasa'. Why? sebab Allah ketika menciptakan manusia sepaket dengan naluri bawaannya salah satunya naluri mempertahankan diri atau bahasa kerennya gharizah baqo. Contohnya kita ingin dihargai, benci klo di banding-bandingin, pengen ngelawan klo ada yang nyerang termasuk salah satu implementasi nya adalah baper.
So, wajar banget kok kalau kita baper terhadap hal-hal yang membuat hati kita gak nyaman.
Justru dengan adanya baper inilah kita akhirnya bisa punya empati, simpati dan jiwa sosial yang tinggi.
Dan adanya baper ngebuktiin bahwa kita benar-benar manusia yang punya hati punya rasa. Beda dengan robot, Ai, atau benda mati lainnya.
Tapi, nggak semua hal harus kita baperin biar nggak nguras energi, pikiran dan perasaan kita. Bisa jadi kita baper karena kita sering nambah-nambahin prasangka di pikiran kita padahal faktanya nggak seperti itu.
Nah hati-hati biasanya yang kayak gini kerjaannya setan biar kita terus berprasangka dan berprasangka.
Nah gimana caranya supaya nggak gampang baper?
Yang pertama kita harus paham dulu bahwa manusia itu hidup dalam dua area, ada area yang bisa kita kuasai dan ada area yang nggak bisa kuasai.
Kita enggak bisa ngontrol semua ucapan ataupun tindakan orang terhadap kita karena itu adalah diluar kendali kita.
Yang bisa kita settir adalah tindakan, ucapan dan hati kita. Karena itu fokus aja pada area yang kita kuasai
Nah biar nggak mudah baper / tersinggung itu kuncinya bukan jadi cuek, tapi jadi kuat di dalam. Ini tips yang paling ngaruh:
1. Bedakan FAKTA vs TAFSIRAN
Ini yang bikin 90% orang baper.
Fakta:"Dia nggak bales chat 3 jam"
Tafsiran kamu"Dia nggak peduli sama aku, dia benci aku"
Otak kita jago nambah-nambah cerita. Latih diri:
"Ini yang dia lakukan, ini cerita yang aku tambahin sendiri"
2. Aturan 5 Detik - Jangan Respon Langsung
Pas hati panas / tersinggung:
1. Tarik nafas 3x lewat hidung
2. Tahan 5 detik jangan ngetik / ngomong
3. Tanya ke diri sendiri: "Kalau aku bales pas marah, jadi lebih baik nggak?"
Baper itu kayak ombak. Kalau kamu tunggu 10 menit, biasanya ombaknya turun sendiri.
3. Jangan Jadikan Semua Tentang Kamu
Orang jutek belum tentu karena kamu.
Mungkin dia lagi capek, lapar, ada masalah di rumah, deadline numpuk.
Rumusnya:
Bukan semua perilaku orang adalah respon tentang kamu. Kebanyakan tentang diri mereka sendiri.
4. Naikkan Standar Harga Diri, Bukan Turunkan
Orang mudah tersinggung karena self-worth nya ditaruh di tangan orang lain.
Latihan:
- Tulis 3 hal yang kamu syukuri tentang diri kamu hari ini
- Kurangi minta validasi.
Kalau kamu udah tau nilai kamu, omongan orang jadi kayak angin lewat aja.
5. Teknik "Terima Kasih, Selesai"
Kalau ada yang nyindir / ngomong nggak enak:
Di hati bilang: "Oke, itu pendapat dia. Terima kasih. Selesai."
Nggak perlu kamu lawan di dalam kepala terus. Kamu berhak untuk nggak memungut semua sampah omongan orang.
6. Perbanyak Wudhu, Dzikir, & Jarak dari Pemicu
Dari sisi hati:
- Lagi sensi? Ambil wudhu. Marah itu dari api, dipadamkan dengan air
- Kurangi scroll sosmed yang bikin banding-bandingin hidup
- Tidur cukup. Orang kurang tidur 2x lebih gampang baper (ini ilmiah)
Yang paling penting: Orang yang kuat bukan yang nggak pernah tersinggung. Tapi yang cepat sadar dan cepat balikin lagi hatinya ke Allah.
Keep smile
semoga bermanfaat
