Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Urgensi Perlindungan Anak

Friday, July 03, 2026 | Friday, July 03, 2026 WIB




Oleh Nurul Nazmila Kayla

Pelajar


Nusantaranews.net, Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia terus menunjukkan angka yang memprihatinkan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat tingginya kasus kekerasan terhadap anak, baik berupa kekerasan fisik, psikis, maupun kekerasan yang terjadi melalui media sosial. (Dikutip dari kompas.com, 18/05/2026). Fakta ini menunjukkan bahwa anak-anak yang seharusnya tumbuh dalam lingkungan yang aman justru menjadi kelompok yang paling rentan mengalami kekerasan. Kondisi tersebut menjadi peringatan bahwa perlindungan terhadap anak merupakan persoalan yang sangat mendesak.

Maraknya kekerasan terhadap anak tidak muncul tanpa sebab. Salah satu faktor utamanya ialah lemahnya fungsi keluarga sebagai tempat pertama dalam membentuk karakter anak. Kurangnya perhatian orang tua, penggunaan gawai tanpa pengawasan, pergaulan yang tidak terkontrol, hingga konflik dalam rumah tangga membuat kondisi emosional anak menjadi tidak stabil. Akibatnya, sebagian anak kehilangan rasa percaya diri sehingga mudah menjadi korban perundungan, sementara sebagian lainnya melampiaskan tekanan dengan melakukan kekerasan kepada teman sebaya. Kondisi ini diperparah oleh minimnya penanaman nilai-nilai Islam yang mengajarkan kasih sayang, penghormatan kepada sesama, serta pengendalian emosi.

Islam memberikan solusi yang menyeluruh dalam melindungi anak. Allah Swt. berfirman, “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka...” (QS. An-Nisa: 9). Ayat ini menegaskan kewajiban setiap orang tua untuk mempersiapkan generasi yang kuat akidah, akhlak, dan kepribadiannya. Selain itu, Rasulullah saw. bersabda, “Seseorang mengikuti agama (kebiasaan) teman dekatnya, maka hendaklah salah seorang di antara kalian memperhatikan dengan siapa ia berteman.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Karena itu, orang tua, guru, dan masyarakat harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang baik bagi anak. Di sisi lain, negara juga wajib menerapkan aturan yang tegas berdasarkan syariat Islam guna memberikan perlindungan dan sanksi yang adil bagi pelaku kekerasan. Dengan sinergi keluarga, masyarakat, dan negara, generasi yang kuat, berakhlak mulia, serta terbebas dari kekerasan dapat diwujudkan.

 


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update