Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kasus HIV/AIDS Mengancam Bonus Demografi

Friday, July 03, 2026 | Friday, July 03, 2026 WIB





Oleh Cinta 
Pelajar dan Aktivis Muslimah


Nusantaranews.net, Netizen.harianaceh.co.id. Di tengah fokus pemerintah dan masyarakat terhadap persoalan stunting, tuberkulosis, serta berbagai penyakit tidak menular. Kasus HIV Di Indonesia terkonsentrasi di 11 provinsi. Rabu, (17/06/2026 ).

Kasus HIV di Indonesia makin memprihatinkan, karena makin banyak yang terkena penyakit HIV/AIDS. Hingga mencapai 76% kasus HIV/AIDS ini di dominasi usia muda (usia produktif) sehingga mencapai bonus demografi. Tingginya kasus ini di picu oleh maraknya hubungan seksual sesama jenis. Khususnya pada kelompok lelaki seks (gay). Kasus ini bukan lagi persoalan kesehatan. Melainkan menjadi isu strategis yang berdampak memengaruhi sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.

Dengan meningkatnya kasus yang terkena HIV/AIDS. Akibat dari sistem sekuler, liberal, kapitalistik, seolah-olah kasus ini menjadi hal yang sudah biasa didengar. Orang-orang yang melakukannya sudah tidak ada rasa malu dan takut dengan akibat yang akan menimpanya. Diantaranya akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh, kesehatan fisik, organ, dan kesehatan mental. Kasus HIV/AIDS ini tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Akibat tidak diterapkannya sanksi tegas, menjadikan pelaku-pelaku penyimpangan seks bebas meluas dimana-mana. Karena negara tidak berperan atas hal ini.

Penyelesaian HIV/AIDS ini hanya bisa diselesaikan dengan kembali kepada aturan Allah. Islam memiliki seperangkat aturan dalam pergaulan yang begitu indah dan komprehensif. Islam memiliki pergaulan yang jelas untuk menjaga kehormatan manusia, Islam melarang secara tegas hubungan sesama jenis. Perilaku homoseksual dipandang sebagai penyimpangan fitrah manusia dan tidak boleh dinormalisasi dalam kehidupan masyarakat. 

Media dalam sistem Islam berfungsi sebagai sarana dakwah, pendidikan dan penyebaran nilai-nilai kebaikan. Negara mengatur media dan menetapkan sistem informasi yang bebas dari pornografi/pornoaksi serta kekerasan. Menyensor semua media yang mengajarkan dan menyebarkan pemikiran dan budaya yang merusak. Jadi, hanya aturan Islamlah yang bisa menyelesaikan permasalahan HIV/AIDS.

Wallahualam bisawwab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update