Nusantaranews.net, TANAH BUMBU – Komunitas literasi Dibalik Halaman menggelar kegiatan review buku dan jurnaling di Shankara Coffie, pada Minggu (7/6/2026) sore. Acara yang dihadiri oleh 17 peserta itu berlangsung dengan sangat meriah.
Founder Dibalik Halaman, Andi Utari Putri, menjelaskan bahwa komunitas ini dibentuk untuk memfasilitasi para pencinta buku di Tanah Bumbu yang kesulitan mencari ruang berdiskusi dan bertukar rekomendasi bacaan.
"Komunitas ini berawal dari keresahan pribadi saya sebagai perantau yang kehilangan teman diskusi buku. Melalui pesan singkat di Instagram dengan sesama perantau, kami sepakat membentuk tim beranggotakan lima orang untuk mendirikan Dibalik Halaman," kata Utari, Minggu (7/6).
Ia menegaskan nama "Dibalik Halaman" dipilih sebagai simbol perjalanan dan proses bertumbuh melalui pengetahuan serta perspektif baru yang didapatkan setiap kali membaca lembaran buku.
Selain fokus pada buku, komunitas ini juga aktif memperkenalkan budaya jurnaling kepada masyarakat. Utari sapaan akrabnya mengakui bahwa aktivitas jurnaling masih tergolong asing di wilayah Tanah Bumbu dan sempat dinilai hanya sebatas menulis buku harian biasa.
"Tantangan terbesarnya adalah karena banyak yang belum tahu fungsi dan manfaat jurnaling. Kami memberikan edukasi bukan dengan teori, melainkan langsung mengajak praktik menulis menggunakan panduan prompt sederhana. Sekarang, banyak anggota yang mulai merasakan manfaatnya untuk refleksi diri dan kesehatan mental," jelasnya.
Melalui gerakan ini, Dibalik Halaman menargetkan visi jangka panjang untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari budaya masyarakat di Tanah Bumbu. Komunitas ini berkomitmen membangun ekosistem yang tidak hanya meningkatkan minat baca dan berpikir kritis, tetapi juga mendorong keberanian masyarakat dalam menuangkan gagasan melalui tulisan.
Utari berharap Dibalik Halaman bisa menjadi ruang tumbuh bersama bagi semua anggotanya.
" Harapan saya Dibalik Halaman bisa menjadi ruang yang terus tumbuh dan melahirkan generasi yang gemar membaca, berani menulis, senang berbagi cerita, serta memiliki kepedulian untuk menyebarkan manfaat kepada lingkungan sekitarnya," pungkasnya.
Reporter: Sri Purwanti
Editor: Sri Purwanti

No comments:
Post a Comment