MENTAWAI, NUSANTARANEWS.NET
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus membuktikan komitmennya dalam menjaga dan merawat infrastruktur jalan nasional di wilayah Kepulauan Mentawai. Melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.6, Romi Pasla, ST., MT, program Padat Karya Rutin secara intensif terus digulirkan guna memastikan konektivitas antarwilayah tetap optimal.
Fokus penanganan kali ini menyasar pada ruas jalan strategis yang menghubungkan, Tuapejat – Rokot – Sioban – Katiet, di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Saat dikonfirmasi, PPK 1.6 BPJN Sumatera Barat, Romi Pasla, ST., MT, menjelaskan bahwa serangkaian kegiatan pemeliharaan berkala tengah berjalan di lapangan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
"Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengendalian tanaman pada area manfaat jalan (rumaja) serta pembersihan sejumlah infrastruktur jembatan penting, di antaranya Jembatan Kerambil, Goiso Oinan, Pajujurung, hingga Sijokjok," ujar Romi Pasla.
Ia menambahkan, program Padat Karya ini tidak hanya bertujuan untuk mempertahankan fungsi teknis jalan, tetapi juga memiliki dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi warga lokal dengan membuka lapangan kerja sementara di tengah masa pemeliharaan.
Melalui sinergi dan pemeliharaan yang konsisten ini, diharapkan kualitas layanan jalan nasional di bumi Sikerei semakin meningkat. Infrastruktur yang mantap dipastikan akan mendukung keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas harian masyarakat.
"Sebab jalan yang terawat dengan baik bukan hanya memperpanjang usia pakai infrastruktur itu sendiri, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi peningkatan urat nadi perekonomian masyarakat yang menggunakannya setiap hari," pungkasnya.**
#BPJNSumbar #Mentawai #Infrastruktur #RomiPasla #PadatKarya #JalanNasional #SumateraBarat #BeritaMentawai

No comments:
Post a Comment