Oleh. Nasywa Fauziah Azzahra
Mahasiswi
Bupati Bandung mengapresiasi terlaksananya pelatihan standarisasi Imam dan Khatib yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Kabupaten Bandung. Program ini dinilai sebagai upaya meningkatkan kualitas imam dan khatib agar mampu menyampaikan khutbah yang baik, serta memberikan pemahaman agama yang benar kepada masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa masih ditemukan khatib yang belum memenuhi standar, baik dari sisi penyampaian materi maupun pemahaman keagamaan. Bahkan, terdapat khutbah Jumat yang dianggap terlalu provokatif dan dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.
Namun demikian, adanya pelatihan dan standarisasi imam dan khatib juga memunculkan kekhawatiran dari sebagian kalangan. Mereka menilai bahwa standarisasi dapat mengarah pada penyeragaman materi khutbah agar selaras dengan kepentingan pemerintah. Jika hal tersebut terjadi, maka fungsi mimbar Jumat sebagai sarana dakwah dan kontrol sosial dikhawatirkan akan berkurang. Padahal, persoalan umat saat ini bukan hanya persoalan ibadah ritual saja, tetapi juga harus mampu menyinggung persoalan umat yang lebih luas, seperti masalah ekonomi, mental, sosial, hingga ketidakadilan yang terjadi di masyarakat. Dalam Islam, mimbar Jumat memiliki peran penting sebagai sarana amar makruf nahyi mungkar, yaitu mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Oleh karena itu, standarisasi seharusnya diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi para imam maupun khatib, bukan menjadi alat pembatasan dalam menyampaikan dakwah Islam. Standar yang diterapkan juga seharusnya mengacu pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Perbedaan pendapat di antara kaum muslimin merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Karena itu, para khatib perlu dibekali pemahaman syariat yang baik agar mampu membedakan mana perkara yang wajib disatukan dan mana yang masih diperbolehkan berbeda pendapat.
Pada hakikatnya setiap dai dan khatib memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing umat agar memahami Islam secara kafah atau menyeluruh. Khutbah yang disampaikan hendaknya mampu mendorong jamaah untuk mempelajari, mengamalkan, serta memperjuangkan Islam secara menyeluruh dalam kehidupan.
Wallahualam bissawab

No comments:
Post a Comment