Oleh Suherti
Aktivis Muslimah
Bulan Ramadan adalah bulan suci bagi umat
Islam. Bulan dilipatgandakan pahala kebaikan dan di wajibkan untuk menjalankan ibadah
puasa. Tidak hanya menahan lapar dan haus saja, tetapi juga menahan hawa nafsu, agar terbentuk
manusia yang bertakwa dan berkepribadian mulia.
Pendidikan berbasis Kapitalis kurang memprioritaskan pembinaan generasi, ditambah dengan penerapan normalisasi nilai-nilai liberalisme, khususnya pergaulan bebas membentuk karakter generasi saat ini berperilaku bertentangan dengan norma agama. Mahasiswa seharusnya menjadi benteng pertahanan melawan segala macam kerusakan yang ada di masyarakat. Generasi saat ini dinilai hanya sebagai faktor ekonomi yang produktif yang mampu menghasilkan materi sebanyak-banyaknya yang menjadi standar kebahagiaan sistem saat ini.
Berbeda dengan sistem pendidikan Islam yang menjadikan akidah menjadi dasar kurikulum pendidikannya. Pendidikan berbasis akidah Islam akan mencetak generasi yang memiliki pola pikir dan pola sikap yang sesuai dengan syariat Islam, yang sadar perbuatannya akan di pertanggung jawaban, bukan hanya di dunia, tetapi di akhirat. Sehingga perbuatannya seharusnya selalu terikat dengan halal dan haram. Berusaha menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan menjadi pribadi yang bertakwa, bukan hanya mengejar pencapaian nilai akademik yang berorientasi pada materi.
Masyarakat yang diatur dengan aturan Islam juga akan saling peduli satu sama lain, saling mengingatkan dalam kebaikan dan bersama-sama menentang kemaksiatan.
Seperti yang Allah firmankan dalam Al-Qur'an:
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ
Artinya: "Dan hendaklah ada di antara
kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang
ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar; mereka itulah orang-orang yang
beruntung." (QS. Al Imron: 104)
Jika kita mengharapkan generasi muda saat ini seperti generasi sekuat muhamad Al-Fatih, yang di usia muda mampu menaklukkan kota konstantinopel atau ahli ilmu seperti keempat imam mahzab, maka sistem pendidikan yang diterapkan harus menggunakan kurikulum Islam. Sistem pendidikan Islam terbukti telah melahirkan ahli ilmu dan ulama-ulama hebat, yang berkepribadian mulia. Mereka taat kepada syariat, dan hidup di lingkungan masyarakat yang saling peduli dan saling mengingatkan dalam kebaikan, dan mengajak untuk bersama-sama taat syariat.
Semua itu dapat terwujud jika kita kembali menegakkan Daulah Islam yang akan menjalankan semua yang Allah perintahkan dalam Al-Qur'an, agar terwujud Islam menjadi rahmat bagi seluruh Alam.
Wallahualam bissawwab.

No comments:
Post a Comment