Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wali Kota Padang Fadly Amran, menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)

Thursday, February 05, 2026 | Thursday, February 05, 2026 WIB Last Updated 2026-02-05T04:43:02Z


Format Berita Formal (Gaya Jurnalistik)

 Di Rakornas FKUB, Fadly Amran Paparkan Rahasia Harmoni Multikultural di Kota Padang


PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menjaga persatuan bangsa. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Rakornas FKUB bertema “Sinergi Pemerintah dan FKUB Guna Memperkuat Persatuan Bangsa dan Harmoni Sosial” secara virtual, Rabu (4/2/2026).


Dalam paparannya, Fadly menegaskan bahwa kerukunan adalah pilar utama pembangunan di Kota Padang. Ia merujuk pada filosofi historis “Urang Padang Jalan Barampek” sebagai bukti kolaborasi nyata antara etnis Minang, Nias, Tionghoa, dan India yang telah berlangsung sejak abad ke-17.


"Wajah multikultural Padang terbentuk secara alami sejak masa kota pelabuhan. Hingga kini, kami terus memperkuatnya melalui langkah konkret, mulai dari aksi sosial lintas agama hingga pembinaan kerohanian pelajar dari berbagai latar belakang," pungkasnya dari Rumah Dinas Wali Kota.


 Format Artikel Naratif (Gaya Storytelling)

 Jejak Harmoni Abad ke-17: Strategi Fadly Amran Rawat Keberagaman di Kota Padang


Bagi Wali Kota Padang Fadly Amran, keberagaman bukan sekadar statistik, melainkan warisan sejarah yang harus dirawat. Saat berbicara dalam Rakornas FKUB 2026, ia berbagi cerita tentang bagaimana Kota Padang mampu menjaga harmoni di tengah kemajemukan.


Fadly menjelaskan bahwa kerukunan di Padang memiliki fondasi kuat yang dikenal dengan kolaborasi empat etnis besar. Melalui semangat gotong royong, etnis Minang, Nias, Tionghoa, dan India telah membangun kota ini berdampingan selama ratusan tahun.


Pemerintah Kota Padang tidak membiarkan kerukunan ini berjalan tanpa arah. Di bawah kepemimpinan Fadly, sinergi dengan FKUB diwujudkan dalam program nyata, seperti kunjungan ke rumah ibadah lintas agama dan aksi sosial bersama, guna memastikan stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat tetap terjaga dengan damai.


 Format Ringkas/Poin Utama (Highlight)

Poin Penting Paparan Wali Kota Padang di Rakornas FKUB 2026:


Visi Kerukunan: Kerukunan umat beragama diposisikan sebagai pilar strategis pembangunan kota.


Filosofi Lokal: Mengangkat istilah “Urang Padang Jalan Barampek” (Minang, Nias, Tionghoa, India) sebagai simbol persatuan etnis.


Latar Belakang Sejarah: Karakter multikultural Padang telah terbentuk sejak abad ke-17 sebagai kota pelabuhan yang terbuka.


Aksi Nyata Pemko Padang & FKUB:


Peninjauan rutin pelaksanaan ibadah lintas agama.


Pernyataan sikap bersama demi toleransi beragama.


Program pembinaan kerohanian bagi pelajar dari seluruh latar belakang agama.


 Konten Media Sosial (Caption Instagram/Facebook)


💡 Padang: Kota Pelabuhan, Kota Kerukunan! 🤝


Wali Kota Padang, @fadlyamran, memaparkan bagaimana indahnya keberagaman di Kota Padang dalam Rakornas FKUB 2026.


Tahukah kamu? Sejak abad ke-17, Padang sudah dikenal sebagai kota multikultural. Lewat semangat "Urang Padang Jalan Barampek", etnis Minang, Nias, Tionghoa, dan India hidup berdampingan membangun kota tercinta ini. ❤️


Bagi Pemerintah Kota Padang, kerukunan bukan hanya kata-kata, tapi aksi nyata! Mulai dari aksi sosial lintas agama hingga pembinaan karakter pelajar, semua dilakukan demi menjaga harmoni sosial.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update