Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gencatan Senjata: Diplomasi Omong Kosong Di Atas Genosida

Friday, February 13, 2026 | Friday, February 13, 2026 WIB

 


Oleh: Suryani


Jakarta, CNN Indonesia – Militer israel kembali melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan menggempur habis-habisan jalur Gaza, Palestina, pada rabu (4/2). Imbas serangan israel ini 23 orang tewas termasuk anak-anak. Secara lebih rinci, 14 orang tewas akibat serangan artileri israel di lingkungan Tuffah dan Zeitoun di kota Gaza. Empat lainya dilaporkan tewas dalam serangan di kamp pengungsi Qizan Abu Rashwan.  


Jakarta, CNN Indonesia – Meski menyetujui gencatan senjata dan bergabung dalam Board Of Peace, namun pada kenyataannya israel masih melakukan serangan ke Gaza, Palestina. Serangan udara israel menghantam sebuah kamp di kawasan khan younis Gaza. Dilaporkan sedikitnya 21 orang tewas, termasuk enam anak-anak dan seorang bayi berusia 5 bulan.


Analisis:


Israel sangat ingin menguasai tanah Palestina dan ini bukan hanya mencakup konflik agama tetapi sangat kompleks jika disandingkan dengan keuntungan ekonomi. Sebagai penguat saja seperti dikutip dalam situs KOMPAS.com dimana Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan 158 perusahaan yang terlibat dalam pemukiman ilegal israel di wilayah palestina, termasuk yerusalem timur. Kantor komisaris tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) menyatakan perusahaan tersebut berasal dari 11 negara berbeda. 


Perusahaan-perusahaan tersebut berfokus pada kegiatan bisnis yang berkaitan dengan kontruksi, real state, pertambangan, dan penggalian. Jadi, bisa dikatakan tanah palestina merupakan tanah yang menguntungkan bagi israel sehingga tidak mudah bagi mereka untuk melepasnya dan ini dikaitkan dengan lamanya israel berusaha untuk merebut tanah palestina bahkan solusi-solusi sebelumnya tidak dapat memerdekakan palestina sepenuhnya. Tidak terkecuali solusi negara ini yang belum di terapkan namun sudah mendapat banyak respon bahwa bisa saja solusi tersebut justru membuat israel lebih longgar dalam menguasai palestina karena sudah dapat menguasai separuh tanah palestina.


Itu semua terjadi karena setiap negara sangat mementingkan keuntungan atau upaya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi, tidak salah karena memang saat ini kita hidup di bawah sistem kapitalisme yang mengutamakan keuntungan diatas nilai kemanusiaan. 



Sistem kapitalisme hadir akibat dari sekulerisme adanya dasar pemisahan agama dari kehidupan. Sehingga manusia merasa mampu mengurus hidup mereka sendiri bahkan dalam skala negara dalam pengaturan kehidupan. Padahal nyata mereka tidak mampu dan akibat dari tidak menerapkan nya hukum allah SWT yang elah di tetapkannya sehingga terjadi pengrusakan di mana-mana. Jadi, akar masalah terletak pada sistem yang diterapkan bagaimanapun bentuk solusi yang tawarkan selagi akar masalahnya tetap sama makan solusi itu hanya solusi sementara.


Dan bukan rahasia umum lagi bahwa israel tidak dapat memenuhi perjanjian gencatan senjata, meskipun gencatan senjata telah di umumkan gerakan genosida yang di lakukan tidak di hentikan. Ini menjadi bukti nyata bagi kita bahwa gencatan senjata bukanlah solusi untuk membebaskan Gaza, palestina dari penjajahan dan penderitaan. Khusu bagi orang-orang muslim tentu ini bisa membuka mata kita bahwa dalam membela tanah dan agama kita perlu persatuan dari kita dan pengorbanan dan itu hanya dapat di wujudkan dengan jihad dan khilafah.


Kontruksi islam:


Satu-satunya solusi hakiki yang dapat membebaskan tanah Palestina adalah jihad dan khilafah. Jihad adalah melakukan perang di jalan allah dengan tujuan merampas atau mengambil kembali apa yang menjadi hak kaum Muslim termasuk tanah sedangkan Khilafah ialah merujuk pada sistem pemerintahan islam global yang di pimpin oleh seorang khilafah, yang bertujuan untuk memelihara agama dan mengatur urusan dunia berdasarkan syariat. 


Bahwasanya masalah palestina tidak akan terselesaikan selama umat islam masih terpecah-pecah dalam negara bangsa, umat islam harus bersatu dalam memperjuangkan kemerdekaan dan tanah kaum muslimin oleh karenanya yang menjadi satu-satunya solusi dalam membebaskan tanah palestina yaitu merampasnya kembali dari tangan penjajah dengan cara jihad atau perang di jalan allah SWT.


Itu dapat dilakukan jika khilafah bisa ditegakkan seluruh umat muslim bersatu memilih pemimpin dikuatkan oleh akidah islam membangkitkan islam kaffah dan menerapkan aturan islam bisa terlaksana. Namun saat ini kita masih dibawah sistem kapitalisme yang mendorong kemerosotan berfikir bagi umat, sehingga tidak memikirkan untuk bangkit membawa perubahan ke yang lebih baik. Sistem islam pernah diterapkan hanya saja telah runtuh, dan saat itu negara islam menjadi negara yang terdepan jauh dari kata tertinggal dan mampu menaklukkan negara besar pada saat itu, sekarang kebutuhan akan khilafah sangat mendesak untuk membebaskan palestina.


Wallahu’alam.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update