Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapolres 50 Kota Laksanakan Wakuntoh dan Audiensi dengan Dinas Pangan, Perkuat Program MBG

Wednesday, January 28, 2026 | Wednesday, January 28, 2026 WIB Last Updated 2026-01-28T14:21:39Z


Nusantaranews.net, Lima Puluh Kota — Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan Waktu Kunjung Tokoh (Wakuntoh) dalam bentuk audiensi bersama Dinas Pangan Kabupaten Lima Puluh Kota, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Audiensi yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pangan Kabupaten Lima Puluh Kota tersebut dihadiri Kepala Dinas Pangan Yunire, M.Si, para kepala bidang, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Lima Puluh Kota Santun, serta para Kepala SPPG se-Kabupaten Lima Puluh Kota. Kapolres turut didampingi para Pejabat Utama Polres 50 Kota.

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Lima Puluh Kota, Yunire, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menilai kehadiran Polres 50 Kota menjadi penguatan moral dan teknis bagi jajaran Dinas Pangan dan pengelola SPPG.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres 50 Kota. Kami berharap adanya bimbingan dan edukasi, khususnya dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, agar Program MBG dapat berjalan dengan aman dan sukses di Kabupaten Lima Puluh Kota,” ujar Yunire.

Sementara itu, Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid menegaskan bahwa Polres 50 Kota berkomitmen mendukung penuh Program MBG sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI menuju Indonesia Emas 2045.

“Polres 50 Kota mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui pendekatan silaturahmi. Program Makan Bergizi Gratis adalah program strategis nasional yang harus kita jaga bersama agar berjalan sesuai tujuan,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme seluruh pengelola SPPG.

“Saya menekankan agar seluruh penyelenggara dan pengelola SPPG bekerja dengan niat yang tulus, penuh tanggung jawab, patuh terhadap SOP, serta melakukan pengawasan secara ketat. Transparansi, koordinasi, dan keterbukaan informasi menjadi kunci, serta jangan anti kritik terhadap masukan masyarakat,” tambahnya.

Pada sesi diskusi dan tanya jawab, sejumlah isu strategis mengemuka, mulai dari sertifikasi halal, keterlambatan operasional SPPG oleh mitra, fluktuasi harga pangan, kendala transportasi, hingga lambatnya pembangunan SPPG. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pangan menyampaikan bahwa saat ini terdapat 43 SPPG di Kabupaten Lima Puluh Kota yang memerlukan koordinasi dan mitigasi berkelanjutan.

Kapolres 50 Kota menegaskan kesiapan Polres dalam mendukung pengamanan distribusi serta pentingnya transparansi data dan informasi antar pemangku kepentingan.

“Kami siap mendukung pengamanan distribusi dan penguatan operasional SPPG. Transparansi data sangat penting agar potensi masalah dapat dimitigasi sejak dini,” ujar Kapolres.

Kegiatan audiensi diakhiri dengan menyanyikan Lagu Padamu Negeri dan foto bersama. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman, tertib, dan kondusif. (R.Sitepu)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update