Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pelayanan Kesehatan Dalam Sistem Islam.

Friday, July 04, 2025 | Friday, July 04, 2025 WIB
Pelayanan Kesehatan Dalam Sistem Islam.

Oleh: komanah

 (Ibu rumah tangga).


Wakil Menteri kesehatan, Prof. Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan alasan dibalik mahalnya biaya kesehatan di Indonesia terutama setalah pandemi Covid -19.Sebenarnya biaya kesehatan mahal bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di negara lainnya hal itu dipengaruhi oleh besaran biaya yang dikeluarkan untuk kesehatan. " Jika kita melakukan analisis berdasarkan GNP disebuah negara dibandingkan dengan biaya yang dipakai untuk kesehatn.


Hampir semua negara memiliki health expenditure yang lebih tinggi daripada GNP, kita dengan angka itu akan menunjukan bahwa inflasi kesehatan, biaya kesehatan akan lebih tinggi. Prof. Dante mengungkapkan hingga saat ini baru dua negara dengan health expenditure yang lebih rendah dari pada PDB. Kenapa mereka bisa begitu ? Karena mereka melakukan kegiatan promotif dan preventif yang lebih baik sehingga bisa menekan angka penyakit dan kegiatan untuk melakukan pengobatan. Industri dalam negeri untuk obat-obatan dan alat kesehatan mereka bisa genjot sehingga mereka bisa lebih maju dan lebih mandiri Salah satu dihidangkan kesehatan kemandirian itu adalah untuk memproduksi bahan baku obat-obatan kalo kita bisa produksi dalam negeri maka harga obat akan lebih murah. Sebagai informasi, Survei Global Medical Trends 2024 mengungkapkan adanya kenaikan yang cukup signifikan terhadap biaya medis global di tahun 2023 dari yang sebelumnya.


Penomena masalah mahalnya biaya kesehatan sudah tidak asing lagi dinegeri ini. Itulah metode pembiayaan di sistem Kapitalis sekuler semua serba mahal serba diukur dengan biaya yang sangat tinggi yang bagaimana dampaknya akan memberatkan masyarakat kecil dan menengah. Kalau kita melihat fakta, banyak terjadi pelanggaran suatu Rumah sakit yang tidak segera memberi pelayan kepada pasien yang kritis dan mengakibatkan pasien itu meninggal dunia. Pelayanan yang diberikan oleh Rumah sakit seakan dibeda-bedakan, jika  pasien itu memakai jalur umum maka akan segera dilayani dengan baik, tapi sebaliknya jika pasien itu memakai jalur BPJS apalagi BPJS pemerintah akan dipersulit dan tidak segera mengambil tindakan untuk pasien.


Dalam hal ini, jelas Negara abai dalam pengurusan rakyatnya, padahal sudah jelas kesehatan adalah kebutuhan primer seperti halnya sandang, pangan dan juga pendidikan. Negara harus bertanggung jawab atas segala permasalahan  masyarakatnya.


Berbeda dengan sistem Islam, dalam pandangan Islam pembiayaan kesehatan seharusnya menjadi tanggung jawab negara, dan diberikan secara gratis kepada seluruh rakyatnya. Hal ini didasarkan pada prinsip bahwa kesehatan adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Dan negara memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa warganya memiliki akses layanan kesehatan tanpa membebani mereka.

Layanan kesehatan seharusnya diberikan secara cuma-cuma, tanpa ada pungutan biaya apapun tidak boleh ada perbedaan dalam pelayanan berdasarkan suku, agama, ras dan lainnya. Pembiayaan kesehatan dalam Islam juga harus berlandaskan pada prinsip dan kemaslahatan bersama.


Oleh karena itu, berarti bahwa dana yang terkumpul dari berbagai sumber seperti, sumber pengelolaan  daya alam dan yang lainnya harus dikelola secara adil dan transparan untuk kepentingan seluruh rakyat. Contoh dari sejarah peradaban Islam dimasa lalu terutama pada masa Khilafah, telah memberikan contoh bagaimana negara dapat menyediakan layanan kesehatan yang komprehensif dan gratis bagi rakyatnya,  sistem  pembiayaan Islam harus sesuai dengan nilai-nilai Islam dan sesuai dengan syariat Islam.


Wallahu alam Bishowwab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update