Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Oknum Anggota DPRD Kota Banjar Diduga Lakukan Penipuan, Buah Sistem Sekuler Kapitalis

Friday, July 18, 2025 | Friday, July 18, 2025 WIB
Oknum Anggota DPRD Kota Banjar Diduga Lakukan Penipuan, Buah Sistem Sekuler Kapitalis

Oleh : Nina Iryani S.Pd


Dilansir dari timesindonesia.co.id, anggota DPRD Kota Banjar berinisial A dari Fraksi PDIP dilaporkan ke polisi oleh Imas Yulia Nurhasanah atas dugaan penipuan atau penggelapan uang sebesar Rp 243juta. A diduga meminjam uang secara bertahap sejak September 2024 hingga Januari 2025 dengan dalih untuk proyek MBG dan janji bonus besar. Namun setelah menerima seluruh dana, A menghindar dan memblokir kontak korban.


Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Heru Samsul Bahri, membenarkan adanya laporan dan menyatakan masih dalam tahap penyelidikan. Ketua DPC PDIP Banjar, Nana Suryana, menyatakan partainya membentuk tim internal untuk klarifikasi, ketua sementara DPRD Banjar, Sutopo mengaku telah menerima surat permintaan keterangan dari polisi dan akan menindak lanjuti setelah kembali dari dinas luar.


Allah SWT berfirman:


"Janganlah kamu makan harta diantara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada para hakim dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa. Padahal kamu mengetahui"

(TQS. An-Nisa ayat 29).


Allah SWT berfirman:


"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan cara yang batil (tidak benar)"

(TQS. Ali-Imran ayat 161).


Allah SWT berfirman:


"Mereka (orang-orang Yahudi itu) sangat suka mendengar berita bohong lagi banyak memakan makanan yang haram"

(TQS. Al-Maidah ayat 42).


Allah SWT berfirman:


"Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil, dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum membuatmu tidak berlaku adil. Berbuat adil lah karena ia lebih mendekati ketakwaan. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan"

(TQS. Al-Maidah ayat 8).


Allah SWT berfirman:


"Wahai orang-orang yang beriman janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rosul, dan (juga) janganlah kalian mengkhianati amanat-manat yang dipercayakan kepada kalian sedang kalian mengetahui"

(TQS. Al-Anfal ayat 27).


Rasulullah SAW bersabda:


"Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya, seorang pemimpin (negara/daerah) adalah pemimpin (bagi warga/rakyatnya) dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya"

(H.R Bukhari).


Rasulullah SAW bersabda:


"Ya Allah barangsiapa yang menjadi pengatur apapun dari perkara umatku, lalu ia menyulitkan mereka, maka sulitkan lah ia. Dan barangsiapa yang menjadi pengatur apapun dari perkara umatku, lalu ia bersikap lemah lembut dengan mereka maka kasihanilah ia"

(H.R Muslim).


Rasulullah SAW bersabda:


"Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk maka baginya berupa pahala seperti pahala-pahala yang mengikutinya, hal itu tidak mengurangi dari pahala-pahala mereka sedikitpun, dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka baginya berupa dosa seperti dosa-dosa yang mengikutinya, hal itu tidak mengurangi dosa-dosa mereka sedikitpun"

(H.R Muslim).


Rasulullah SAW bersabda:


"Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah kamu meminta jabatan! Karena sesungguhnya jika diberikan jabatan itu kepadamu dengan sebab permintaan, pasti jabatan itu (sepenuhnya) akan diserahkan kepadamu (tanpa pertolongan dari Allah). Dan jika jabatan itu diberikan kepadamu bukan dengan permintaan, pasti kamu akan ditolong (oleh Allah ta'ala) dalam melaksanakan jabatan itu"

(H.R Bukhari dan Muslim).


Demikian keadaan Banjar, Indonesia dan dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Dimana bumi ini dipenuhi pejabat-pejabat yang tidak amanah. Kalau pun ada pejabat yang amanah, itu hanya sedikit sekali, jarang atau malah di cari-cari kesalahannya, difitnah dan sebaginya. 


Korupsi dianggap biasa, menipu dianggap lumrah, menerima suap sudah tidak asing lagi, menganiaya dan berbuat dzalim lainnya dianggap bukan hal tabu lagi. Yang salah malah dibela, yang benar malah dianggap salah. Atau yang benar tidak dihargai, yang salah dibebaskan diringankan hukuman atau bahkan terbebas dari jerat hukum. Semua bisa dibicarakan di negeri yang hukum nya bisa diperjualbelikan di era sekuler kapitalis ini. 


Betapa rindu nya umat dan masyarakat akan pemimpin amanah yang betul-betul membela yang benar, membela yang teraniaya. Berpihak pada rakyat, memperjuangkan kebenaran dan yang seharusnya disampaikan kepada rakyat, baik itu kekayaan alam atau ditegakkan nya hukum seadil-adilnya. 


Hanya sistem Islam kaffah satu-satunya solusi sempurna atas setiap permasalahan umat. Yang dijamin amanah, dijamin mensejahterakan dunia akhirat. Seperti yang pernah dicontohkan Rasulullah SAW selama 13 abad. Sejahtera bukan hanya untuk satu negeri, tapi seluruh penjuru negeri-negeri yang ditaklukan Islam. Sejahtera bukan hanya untuk orang Islam saja, tapi seluruh umat (non muslim pun sama dilindungi) dengan sangat adil. 


Oleh karena itu, tugas kita sekarang berilmu dengan baik untuk agama dan ilmu-ilmu bermanfaat lainnya (jangan telan mentah-mentah informasi yang belum pasti, cari kebenaran nya dengan baik), dakwah kan setiap kebaikan walau hanya satu ayat pada keluarga, masyarakat dan negara agar kembali menerapkan sistem Islam ala Rasulullah SAW, perjuangkan hingga janji Allah terwujud yaitu kembalinya masa kegemilangan Islam. 


Wallahu 'alam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update