Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gaza Terluka, Dunia Diam: Umat Harus Bangkit!

Monday, July 21, 2025 | Monday, July 21, 2025 WIB
Gaza Terluka, Dunia Diam: Umat Harus Bangkit!

Syamsiar, S.S

 (Pena Ideologis Maros)


Gaza masih terus menjadi ladang pembantaian para zionis Yahudi. Saat ini dunia menyaksikan bagaimana warga termasuk anak-anak dibunuh saat antre di klinik, seperti yang dilaporkan Tirto (2024), saat 10 anak tak bersenjata tewas akibat serangan pasukan Israel yang menghantam kerumunan di luar posko layanan bantuan medis. Tragedi ini bukan kejadian terisolasi. Zionis Yahudi terus menargetkan titik-titik distribusi bantuan, memancing kerumunan rakyat Gaza yang lapar, lalu membombardir mereka tanpa ampun.

Laporan investigatif juga menunjukkan bahwa Gaza disinyalir menjadi ladang eksperimen senjata baru milik Zionis. Tak hanya itu, dukungan teknologi dari raksasa digital seperti Google, Amazon, dan Microsoft juga disorot oleh Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese. Namun tragis, Amerika Serikat malah menjatuhkan sanksi terhadap pelapor tersebut hanya karena berani membongkar keterlibatan AS dalam genosida Gaza. Ini adalah bentuk nyata bagaimana kebenaran dilenyapkan dan kejahatan dilindungi.

Dunia internasional terbukti tidak punya keberanian untuk menghentikan genosida ini. Mereka hanya bermain di ranah kecaman, resolusi, dan propaganda “dua negara” yang tak pernah membuahkan hasil. Lebih mengerikan lagi, penguasa negeri-negeri Muslim malah menjalin hubungan erat dengan penjajah Zionis, menyambut mereka dalam kerjasama ekonomi dan diplomasi.

Ini bukan lagi soal kebodohan politik semata, tapi sudah masuk ke wilayah pengkhianatan terhadap saudara seiman. Mereka memalingkan muka dari penderitaan umat Islam, demi menjaga tahta, hubungan diplomatik, dan restu dari negara-negara adidaya.

Sementara itu, banyak pengamat dan aktivis hanya berhenti pada kecaman, tanpa arah jelas menuju solusi. Mereka lupa bahwa yang sedang kita hadapi bukan hanya kekejaman, tapi proyek global menghancurkan Islam dan umatnya.

Menghadapi genosida ini, umat Islam tidak bisa terus bergantung pada kecaman, donasi, atau demo emosional. Kita harus kembali ke akar solusi Islam yang ideologis dan strategis, yaitu pertama, jihad fi sabilillah sebagai metode pembebasan tanah yang diduduki secara paksa. Kedua, kepemimpinan Islam yang menyatukan umat dan menggerakkan seluruh kekuatan politik, militer, ekonomi dan teknologi dalam satu komando melawan penjajahan.

Inilah jalan yang telah ditinggalkan umat saat ini yaitu thariqah Rasulullah saw. dalam melakukan perubahan, bukan melalui jalur demokrasi, parlemen, ataupun kekuatan massa tanpa arah.

Tugas para pengemban dakwah hari ini amat besar. Mereka harus, yaitu harus menyuarakan akar masalah Palestina secara terus-menerus, hingga menjadi opini umum. Harus membangun kesadaran ideologis di tengah umat agar memahami bahwa perjuangan untuk Gaza adalah perjuangan menegakkan Islam kaffah. Dan harus menjauhi thariqah yang menyesatkan, seperti demokrasi yang meninabobokan, atau revolusi massa tanpa arah yang mudah ditunggangi. Waspada terhadap ancaman kelas (kemapanan, materi, gaya hidup) dan ancaman ideologi (liberalisme, nasionalisme), yang dapat melemahkan ghirah perjuangan umat. Mengokohkan keimanan dan ikatan dengan Allah, karena pertolongan Allah hanya datang kepada umat yang istiqamah di jalan kebenaran.

Zionis Yahudi hari ini telah menelanjangi wajah asli peradaban Barat dan para penguasa Muslim yang bersekutu dengannya. Umat Islam tak boleh diam. Saatnya membangun kekuatan berbasis kesadaran ideologis, menyatukan barisan di bawah kepemimpinan Islam yang haq, dan mengusir Zionis dari bumi Palestina dengan jihad, bukan diplomasi.

Saatnya umat kembali kepada jalan perjuangan Rasulullah ﷺ, yang tak pernah berkompromi dengan kebatilan, dan selalu yakin bahwa kemenangan hanyalah milik umat yang istiqamah menempuh jalan dakwah yang benar.


Wallahu A'lam Bisshowwab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update