Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dengan Adanya Sekolah Rakyat, Mampukah Menuntaskan Kemiskinan?

Friday, July 04, 2025 | Friday, July 04, 2025 WIB
Dengan Adanya Sekolah Rakyat, Mampukah Menuntaskan Kemiskinan?

Farwah Azzahra


Kehadiran Sekolah Rakyat di Kaltim masih terhadang persoalan lahan. Dari lima usulan yang disodorkan ke pusat baru satu yang dianggap pusat siap. Samarinda jadi satu-satunya daerah yang bakal mulai mengerjakan fisik sekolah berasrama yang jadi program nasional itu.


Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, mengaku Samarinda berpeluang akan memulai pembangunan gedung Sekolah Rakyat tahun ini. "Kemungkinan tahun ini dikerjakan. Semoga Juli ini sudah bisa berkontrak untuk pengerjaaan fisiknya," ucapnya beberapa waktu lalu. 


Kementerian Sosial (Kemensos) yang notabene pengampu program ini sudah turun langsung ke Samarinda. Meninjau lokasi yang dicanangkan akan berdiri Sekolah Rakyat. Sementara empat usulan lainnya - dari provinsi, Berau, Penajam Paser Utara, hingga Kutai Kartanegara - belum tuntas urusan lahan. 


Lokasi yang diajukan dianggap pusat perlu dimatangkan lebih dulu atau divalidasi ulang status lahannya. "Lahan yang ditawarkan masih dinilai dan diminta pusat untuk sediakan alternatif," akunya.


Jika hasil penilaian pusat kondisi lahan siapa ditangani paling lambat dua bulan mendatang. Maka pengerjaannya bisa dimulai tahun ini. Jika tidak, akan diproses tahun depan. Kemensos mengutamakan daerah yang sudah benar-benar siap urusan lahan.


Sekolah Rakyat menjadi salah satu solusi pemerataan pendidikan dasar hingga menengah. Lewat program ini, pusat mengakomodasi anak-anak yang tak lulus di jalur reguler atau berasal dari keluarga kurang mampu.


Provinsi sendiri mengusulkan SMA 16 yang masih berstatus rintisan menjadi Sekolah Rakyat. "Untuk provinsi lebih berfungsi sebagai pelapis jika daya tampung daerah tak mencukupi," akunya.


Soal tenaga pendidik, rekrutmen dimulai selepas gedung rampung terbangun.


--

Mampukah Menuntaskan Kemiskinan?

--


Sekolah rakyat ini adalah program dari presiden prabowo subianto di bidang pendidikan yang mulai memasuki tahap survei di daerah. Program ini di hadirkan pemerintah dengan tujuan memfasilitasi rakyat kecil dan memutus rantai kemiskinan. 


Rencana pembangunan sekolah rakyat oleh pemerintah ini mengindikasikan kegagalan negara dalam menyediakan akses pendidikan yang merata dan juga berkualitas. Sekolah negeri tidak mampu menjangkau seluruh rakyat sedangkan sekolah swasta terlalu mahal bagi keluarga miskin.


Membangun sekolah rakyat dengan tujuan menghapus kemiskinan yang semakin banyak ini memang terlihat sangat bagus, tetapi rencana sekolah rakyat untuk keluarga miskin justru meningkatkan tendensi sekolah berkasta. Yaitu sekolah khusus keluarga kaya dan khusus keluarga miskin. 


Padahal pendidikan adalah hak setiap orang, tidak memandang dia keluarga kaya ataupun miskin. Dalam pemenuhan dasar ini rakyat haruslah mendapatkan perlakuan, pelayanan dan juga fasilitas yang sama. Sekolah rakyat harusnya mengakomodasi semua lapisan masyarakat. Pendidikan berkasta seperti ini memang mungkin terjadi dalam sistem pendidikan kapitalistik yang menjadikan sektor pendidikan sebagai peluanh bisnis untuk mendapatkan uang yang banyak.


Inilah jika hidup dalam sistem kapitalisme yang mana semuanya menyangkut uang, bahkan negara hanya sebagai regulator penggerak untuk swasta untuk memanfaatkan sistem pendidikan ini. Solusi seperti sekolah rakyat ini tidaklah memberikan solusi yang tepat. 


--

Pendidikan di Dalam Islam

--


Kalau kita bandingkan di dalam islam, pendidikan itu adalah hak semua rakyat dan bahkan menjadi tanggung jawab negara dalam khilafah. Negara khilafah dalam islam itu sebagai pengurus yang memberikan kesejahteraan bagi semua rakyatnya tanpa terkecuali. 


Pendidikan juga di berikan secara gratis dan berkualitas yang di biayai oleh baitul mal (kas negara) bukan melalui pungutan dari rakyat (pajak). Sementara sistem pendidikan islam mampu melahirkan generasi-generasi yang memiliki kepribadian islam dan juga terarah tujuan hidupnya. 


Visi dari negara khilafah yaitu mewujudkan rahmatan lil alamin yang berfungsi sebagai pengurus kemaslahatan masyarakat. Bahkan bangunan dan juga gedung dalam khilafah itu di desain untuk terwujudnya secara sempurna karakter istemewa sistem pendidikan berupa infrastruktur dan satuan pendidikan yang indah dan mewah. Dan di lengkapi juga sebagau sarana dan prasarana yang memadai. Warga yang berada di pelosok pun mudah untuk mengakses pendidikan yang di butuhkannya secara gratis.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update