Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bullying: Potret Kelam Dunia Nyata dan Dunia Maya

Tuesday, July 15, 2025 | Tuesday, July 15, 2025 WIB

Oleh: Izzah Hakimah 

(Aktivis Muslimah)


Akhir akhir ini jagat Maya di hebohkan dengan adanya video viral berisi konten tanpa manfaat yaitu video perundungan anak yang terjadi di Bandung siswa SMP mengalami perundungan oleh teman sebayanya sejumlah 11 orang lebih tepatnya terjadi di cecendo kota Bandung Jawa Barat. Kronologinya peristiwa ini berawal dari adanya ketersinggungan antara teman sekolah, sehingga terjadi apa yang ada pada video viral tersebut. Para pelaku ini merupakan teman satu sekolah korban dan tindakan perundungan itu pun dilakukan tak hanya sekali melainkan tiga kali.


Tak hanya itu masih sama di kota Bandung perundungan terjadi lagi, Kejadiannya bermula saat ia bersama dua orang temannya dan seorang pria dewasa lainnya, berkumpul di Kampung Sadangasih. Kemudian korban dipaksa oleh kedua temannya dan satu orang dewasa tersebut, untuk menenggak tuak. Korban menolak, namun kemudian dipaksa untuk meminumnya setengah gelas," kata Kapolsek saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Kamis (26/6).


Setelah dipaksa minum tuak, korban kemudian dipaksa kembali untuk merokok. Korban pun terpaksa mengisap rokok tersebut. Korban pun kemudian berencana untuk pulang.


Namun oleh salah seorang temannya, korban malah ditendang yang berakibat mengenai bata hingga mengenai kepala korban. Sehingga menyebabkan bagian kepala korban mengeluarkan darah setelah itu korban digusur lalu diceburkan ke dalam sumur dengan kedalaman kurang lebih 3 meter.


Saat kejadian, ada beberapa anak lainnya yang juga melihat kejadian tersebut. Beberapa anak, katanya merekam kejadian aksi perundungan tersebut. Lalu darah yang keluar dari kepala korban di guyur alkohol dan setelah itu korban pergi ke Mesjid untuk membersihkan diri dan pulang. 


Lantas bagaimana bangsa ini bisa maju jika para generasinya saling membully dan bertengkar hanya karna hal sepele? 


Para pemuda adalah ujung tombak sebuah bangsa, bangsa yg maju dilihat dari bagaimana pemudanya. Seperti halnya pada zaman daulah khilafah para generasi² yg cemerlang banyak ilmuan yg lahir pada masa itu kegemilangan itu. 


Selama masa kepemimpinan mereka, banyak prestasi yang berhasil ditoreh bagi peradaban Islam.


Di dalam agama Islam secara tegas melarang bullying karena dianggap sebagai perbuatan yang kurang baik dan bisa menyakitkan dan merendahkan orang lain itu tertera di dalam firman Allah surat al-hujurat ayat 11 yang artinya : "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim". 


Oleh karena itu Islam memberikan solusi untuk permasalahan bullying dan mengajarkan untuk memperlakukan sesama umat Dengan hormat dan kasih sayang dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan pencegahan dan penanggulangan bullying dalam Islam bisa dilakukan sebagai berikut: 

1. Memberikan pendidikan Akhlak sejak dini bukan hanya di sekolah tetapi bersama membangun pendidikan akhlak yg baik harus adanya kerjasama antar orang tua , lingkungan dan juga pihak sekolah. Menanamkan akhlak yang sudah di contohkan rasulullah dan para sahabatnya sebagai suri tauladan


2. Membangun komunikasi yang baik. Islam mengajarkan kita untuk slalu bertutur kata yg baik sopan santun dan jangan berkata jika hanya untuk menyakiti orang lain 


3. Memberikan sanksi yang tegas baik sanksi sosial maupun hukum. Sanksi yg tegas membuat pelaku maupun lingkungan sekitar akan merasakan ketakutan agar tidak terulang lagi kasus pembullyan. 


4. Membangun empati dan solidaritas terhadap sesama. Perasaan peka sesama dapat mencegah terjadinya pembullyan. 


5. Menghindari dan memblokir media yg mengajarkan perbuatan yg tidak baik. Memang harus ada negara yg tegas untuk memblokir semua media yg masuk yg dapat merusak generasi baik pikiran maupun fisiknya.


Nah banyak sekali yang perlu kita benahi dan introspeksi dengan adanya kasus kasus diatas, sehingga bisa kita ambil pelajarannya. Hanya dengan adanya negara Islam lah solusi tuntas untuk semua problem yg ada saat ini. Tidak akan ada perundungan jika Islam di terapkan. Hanya Islam agama yg mampu menjaga para generasinya. 

Waalahu'alam bisshawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update