Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Solusi Pendidikan Anak

Friday, May 16, 2025 | Friday, May 16, 2025 WIB



Oleh : Eulis Wida 

(Pegiat Literasi)


Kenakalan pada anak-anak dan remaja yang terjadi belakangan ini menjadi sorotan banyak pihak. Salah satunya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia membuat program untuk memasukkan anak-anak nakal ke barak militer untuk dilatih karakter, kedisiplinan, hingga bela negara. Program tersebut telah dimulai sejak 2 Mei yang lalu.


Bupati Bandung, Dadang Supriatna, turut mengapresiasi dan mendukung program Gubernur tersebut. Pada Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bandung menyampaikan pesan kepada orangtua untuk senantiasa mengawasi pergaulan anak-anaknya di rumah agar menghasilkan generasi yang berkualitas.


Kewajiban mendidik anak memang ada pada orangtuanya, akan tetapi masyarakat dan negara juga tidak boleh abai. Karena kualitas suatu generasi menjadi tanggung jawab semua pihak. Akan tetapi, sistem kapitalisme yang diemban saat ini, baik itu oleh orangtua, masyarakat ataupun negara, dengan prinsip kebebasannya telah merampas makna pendidikan anak. Anak-anak terbiasa dididik untuk bebas melakukan banyak hal tanpa pondasi yang kuat.


Ada banyak faktor yang menimbulkan adanya kenakalan baik pada anak-anak ataupun remaja. Diantaranya adalah faktor keluarga. Keluarga memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Keluarga yang tidak harmonis, kurang perhatian terhadap anak, kekerasan dalam rumahtangga, tidak memberikan teladan yang baik, akan menjadi penyebab terjadinya kenakalan pada anak-anak ataupun remaja. Kemudian, faktor lingkungan, baik di masyarakat atau pun lingkungan pertemanan. Lingkungan yang tidak baik, seperti jauhnya masyarakat dari agama, banyak kriminalitas, dan lain sebagainya, akan membawa pengaruh buruk terhadap tumbuh kembang anak.  Faktor selanjutnya yang menyebabkan kenakalan remaja adalah krisis identitas. Dalam perkembangannya, anak-anak terkadang mencari jati diri, ada perubahan pada fisik dan psikologis anak. Tidak adanya kontrol akan menyebabkan anak menjadi nakal serta sulit untuk dikendalikan. Dan faktor yang paling penting adalah  kurangnya pemahaman dalam ilmu agama. Anak-anak harus dikembalikan pada fitrahnya yaitu islam.


Solusi Islam


Dalam pandangan islam, agama adalah fitrah bagi setiap manusia, dengan pendidikan agama yang baik maka akan menjadi pondasi untuk membentuk karakter, akhlak, dan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat masa pertumbuhan dimulai dari anak-anak, maka sudah seharusnya, anak-anak dipahamkan terhadap agama sejak dini.


Aspek yang paling utama dalam pendidikan islam adalah keyakinan kuat terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa yaitu Allah Subhanahu wa ta’ala. Dengan keyakinan akan adanya Allah, maka anak akan dapat memahami hakikat kehidupan. Bagaimana harus menjalani hidup dalam tuntunan syariat yang telah ditetapkan Allah. Inilah pondasi utama dalam pendidikan anak. Keyakinan tersebut akan menanamkan moral yang baik dan perilaku yang terarah.



Dengan pendidikan islam kaffah sejak dini, akan dapat membentuk karakter dan akhlak yang baik. Menjadi generasi yang berkualitas, tangguh dan beriman. 


Disamping pendidikan oleh orangtua sebagai birul walidain, negara sebagai raa’in juga harus hadir dalam pendidikan generasi. Dengan tujuan yang sama yaitu mewujudkan generasi yang memiliki kepribadian islam yang tangguh.


Pada masa kekhilafahan, pembinaan generasi melalui pendidikan menjadi fokus utama para khalifah. Hal ini bertujuan untuk membentuk individu yang berakhlak mulia, beriman dan mempunyai pengetahuan yang luas. Dalam sejarahnya, kekhalifahan tidak pernah menjadikan pendidikan militer sebagai bagian dalam pendidikan anak-anak. Pendidikan militer hanya dilakukan pada pemuda yang telah baligh dan pria dewasa yang akan menjadi tentara. Contohnya, pada masa kekhalifahan Utsmaniyah.


Maka dari itu, solusi memasukkan anak ke dalam pendidikan/barak militer adalah solusi yang tidak  tepat untuk mengembalikan anak-anak pada fitrahnya. Memiliki karakter yang baik dan jiwa pejuang hanya dapat dilakukan dengan menerapkan islam pada setiap aspek kehidupan, baik di dalam keluarga, masyarakat dan negara.


Wallahu a’lam bishowwab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update