Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kecurangan UTBK SNBT dalam Pendidikan

Friday, May 02, 2025 | Friday, May 02, 2025 WIB

Oleh Puji

Dua hari pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025, sudah ada temuan kecurangan yang dilakukan para peserta. Pada hari pertama UTBK Rabu (23/4/2025) Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menemukan ada sembilan kasus kecurangan. Lalu pada hari Kamis (24/4/2025) ( https://www.kompas.com/25/4/2025). 

Pemanfaatan teknologi untuk mengakali tes UTBK menggambarkan buruknya akhlak calon mahasiswa. Hal ini juga mengukuhkan gagalnya sistem pendidikan dalam mewujudkan generasi berkepribadian Islam dan memiliki ketrampilan. Sungguh miris melihat generasi muda yang melakukan kecurangan saat tes UTBK agar bisa diterima menjadi calon mahasiswa di perguruan tinggi negeri. Hal ini menunjukkan lemahnya sikap kejujuran dan kurangnya semangat belajar generasi muda untuk bisa meraih prestasi dalam pendidikan. 

Selain itu juga menggambarkan hasil menjadi orientasi, abai pada halal dan haram. Apalagi ini dikuatkan adanya survey oleh KPK yang menyebutkan banyak siswa SMA dan mahasiswa yang menyontek. 

Melihat berita ini kita turut prihatin dengan kondisi kualitas pendidikan generasi muda di negeri ini. Padahal di sekolah bapak ibu guru seringkali memberikan bimbingan terkait akhlak dan moral kepada mereka. Apalagi di sekolah juga sudah diberikan bimbingan agar senantiasa berbuat jujur dan tidak boleh curang saat ujian. Tetapi kenyataannya kita masih banyak menjumpai adanya ketidakjujuran dalam kasus UTBK SNBT. Hal ini menunjukkan adanya penurunan kualitas pendidikan nasional terkait masalah karakter kepribadian maupun sikap dan moral generasi muda baik itu pelajar maupun mahasiswa. 

Fakta ini menunjukkan dampak buruk dalam pendidikan yang menggunakan kapitalisme sekuler sebagai pedoman. Terlebih lagi, yang dijadikan standar ukuran kesuksesan dan kebahagiaan itu hanya pada hasil yang bersifat materi semata. Oleh karena itulah, para pelajar ini mengabaikan sikap kejujuran dan tidak peduli halal haram dalam proses pelaksanaan UTBK untuk dapat diterima di perguruan tinggi negeri yang favorit. 

Kita bisa merujuk bagaimana Islam memberikan tata aturan terkait pendidikan. Pendidikan Islam menjadikan aqidah Islam sebagai pedoman dalam proses pembelajaran untuk membentuk kepribadian Islam bagi pelajar maupun mahasiswa. Islam menjadikan peserta didik terikat dengan hukum syariah dalam melakukan perbuatan termasuk pelaksanaan ujian. Harapannya pelajar dan mahasiswa itu bisa semangat belajar raih prestasi serta terikat dengan halal haram dalam pelaksanaan ujian untuk meraih kesuksesan.

Wallaahu a'laam bisshawaab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update