oleh: Sarah Siti Maryam,S.,Farm
Dunia remaja adalah dunia yang sangat berkesan karena ketika seseorang menginjak usia remaja banyak hal-hal baru yang ia coba baik perbuatan yang baik ataupun yang buruk. Karena usia remaja adalah peralihan dari anak-anak kedewasa pasti rasa ingin tahunya besar.
Perbuatan seseorang tergantung pada lingkungan dan dengan siapa ia berteman. Karena kedua hal tersebut sangatlah berpengaruh besar. Seseorang akan terjerumus kedalam kemaksiatan jika berada dalam lingkungan dan sahabat yang mendukiung ia ke perbuatan maksiat jauh dari agama sekalipun ia pernah pesantren, kedua orang tuanya ustadzah dan ustadz karena kesolehan seseorang tidak diwariskan. Ataukah sebaliknya seseorang tidak akan terjerumus kedalam maksiat jika berada pada lingkungan dan sahabat yang mendukung ia soleh/hah.
Sangatlah miris seorang remaja terjerumus pada narkoba, minuman keras, pergaulan bebas bahkan tindak kriminal.
Ambil saja satu contoh tentang pergaulan bebas. Banyak remaja yang melakukan hubungan seksual sebelum nikah hingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti contohnya kehamilan diluar nikah. Baik itu suka sama suka ataupun korban kekerasan seksual.
Hal tersebut sangatlah berdampak buruk bagi kesehatan mental maupun fisik bagi pelaku dan korban. Yang melakukan hubungan seksual secara suka sama suka akan berdampak sama penyesalan misalnya pelakunya masih sama-sama berstatus pelajar, mereka akan putus sekolah.
Begitu juga pelaku dan korban. Sama-sama berdampak buruk. Bisa jadi adanya trauma pada korban yang lama penyembuhannya.
Akar masalah dari itu semua adalah penerapan sistem kapitalis-sekulaer yang tidak mementingkan kepentingan manusia. Walaupun disistem ini punya seperangkat aturan yang lengkap, jajaran pemimpin yang cerdas, tetapi buktinya tidak bisa memberantas kekerasan seksual. Yang ada malahan semakin banyak yang melakukan hubungan seksual.
Menurut pemaparan diatas, harus ada solusi yang mementingkan manusia. Yang mengurusi manusia, melindungi manusia dari ancaman kekerasa seksual, yaitu solusi islam yang menyukuruh (kaffah). Karena islam punya seperangkat aturan yang jelas-jelas melindungi manusia.
Didalam islam pergaulan wanita dan pria ada aturannya. Islam mewajibkan wanita menundukan pandangannya dan menutup aurat sebagaimana firman Allah dalam Qs An-nur ayat 30: "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat."
Juga pada QsAn-nur ayat 31 yang artinya:
"Katakanlah kepada para perempuan yang beriman hendaklah mereka menjaga pandangannya, memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (bagian tubuhnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. Hendaklah pula mereka tidak menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, ayah mereka, ayah suami mereka, putra-putra mereka, putra-putra suami mereka, saudara-saudara laki-laki mereka, putra-putra saudara laki-laki mereka, putra-putra saudara perempuan mereka, para perempuan (sesama muslim), hamba sahaya yang mereka miliki, para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Hendaklah pula mereka tidak mengentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung".
Dalam islam juga melarang berzina mendekati zina aja dilarang seperti dalam Qs Al-isra ayat 32 yang artinya: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk".
Agama islam mewajibkan menutup aurat bagi semua hambaNya karena untuk kebaikan manusianya itu sendiri supaya tidak diganggu oleh orang-orang asing dan hormati oleh sesama manusia.
Semua seperangkat aturan islam sangatlah melindungi manusia supaya tidak manusia terutama wanita merasa terhormat tidak diganggu.
Maka dari itu kita sebagai hamba Allah swt harus taat kepada aturan Allah. Taat tanpa nanti dan tanpa tapi.
wallahu a'lam bishawab
No comments:
Post a Comment