Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Para Syuhada Harum di Gaza, Palestina

Friday, April 11, 2025 | Friday, April 11, 2025 WIB

 

Para Syuhada Harum di Gaza, Palestina

Oleh : Nina Iryani S.Pd


Dilansir dari PressTV (5/4/2025), setelah hampir dua tahun Zionis Israel melancarkan serangannya kepada rakyat Gaza pasca Thufanul Aqsha, Ulama Muslim terkemuka dunia mengeluarkan fatwa yang menyerukan agar umat Muslim dari negara-negara mayoritas Muslim untuk jihad melawan Israel, dalam fatwanya  para ulama menyerukan kepada semua Negara Muslim pada Jum'at (4/4) untuk melakukan tindakan militer, ekonomi dan politik untuk segera menghentikan genosida yang berlangsung.


Syaikh Ali Al-Qaradaghi, sekertaris jenderal Union of Muslim Scholars International (IUMS), sebuah organisasi yang sebelumnya dipimpin oleh Yusuf Al-Qaradawi, menghimbau semua negara Muslim pada Jum'at (4/4) untuk melakukan tindakan militer, ekonomi dan politik segera untuk menghentikan genosida yang berlangsung.


"Gagalnya perintah Arab dan Islam untuk mendukung Gaza yang sedang dihancurkan dianggap oleh hukum Islam sebagai kejahatan besar terhadap saudara-saudara kita yang tertindas di Gaza" katanya dalam fatwa yang terdiri dari sekitar 15 poin. 


Allah SWT berfirman:


"Maha suci (Allah), yang telah memperjalan kan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (Kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia maha mendengar. Maha Malihat"

(TQS. Al-Isra ayat 1).


Allah SWT berfirman:


"Orang Yahudi dan Nasrani berkata 'kami adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya' katakanlah ' Mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?. Tidak kamu adalah manusia (biasa) diantara orang-orang yang Dia ciptakan. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki. Dan milik Allah semua kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya. Dan kepada-Nya semua akan kembali"

(TQS. Al-Maidah ayat 18).


Kemudian Allah SWT berfirman:


"Wahai kaumku! masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu berbalik ke belakang (karena takut kepada musuh), nanti kamu menjadi orang yang rugi. Mereka berkata 'wahai Musa! sesungguhnya di dalam negeri itu ada orang-orang yang sangat kuat dan kejam, kami tidak akan memasukinya sebelum mereka keluar darinya. Jika mereka keluar dari sana, niscaya kami akan masuk"

(TQS. Al-Maidah ayat 21-22).


Allah SWT berfirman:


"Dan sesungguhnya Allah pasti akan menolong orang yang menolong agama-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar maha kuat lagi maha perkasa"

(TQS. Al-Hajj ayat 40).


Fenomena penjajahan dan genosida di Gaza, Palestina yang sudah lebih dari 75 tahun berlangsung, nyatanya negeri-negeri Islam lainnya hanya beretorika belaka, mengirim donasi yang sering terkendala bahkan tidak sampai tujuan karena dihancurkan Zionis, melangitkan do'a dan bermedia sosial menyuarakan apa yang terjadi di Gaza, Palestina dan itu pun tidak semua kaum Muslim menyadari dan melakukannya.


Serangan brutal tiada henti, siang dan malam tiada bedanya, beterbangan, berhamburan potongan-potongan jasad para syuhada demi pertahan kan janji Allah. Sedang para pemimpin seiman yang notabene memiliki pasukan militer terlatih, amunisi senjata lengkap bahkan memiliki uranium bahan mentah senjata hanya diam menyaksikan siraman darah para syuhada hari demi hari yang menyakitkan.


Apakah kita yang diam baik-baik saja nurani, pemikiran dan raganya?


Kita sakit. Kita hidup tapi seperti mati nuraninya, harusnya saudara kita adalah bagian dari hidup kita, setidaknya:


1. Do'a kan agar Palestina merdeka seutuhnya.

2. Gema kan kejadian sebenarnya tentang Palestina melalui media sosial.

3. Perdalam ilmu-ilmu Allah yang bermanfaat.

4. Buat perubahan diri, ajak keluarga, masyarakat dan negara menjadi lebih baik dengan penerapan Islam kaffah.

5. Perjuangkan apapun yang membuat seluruh penjuru dunia sadar akan pergantian sistem yang harusnya menggunakan sistem Islam totalitas.

6. Terus berjuang jangan kendor hingga Islam diterapkan di seluruh penjuru dunia seperti masa Rasulullah SAW.


Hanya dengan penerapan hukum Islam di seluruh penjuru dunia dalam satu pemimpin Islam bersatu dalam barisan dan bendera panji dengan lafad:


"Laa ila ha illallah Muhammadan Rasulullah"


Maka kafir penjajah manapun akan takut karena kita bersatu dan kita punya kekuatan militer yang lebih dari cukup.


Saatnya bangkit, saatnya berjuang. Janji Allah adalah kepastian.


Wallahu "alam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update