Oleh : Nina Iryani S.Pd
Dilansir dari Abdullah Kood Media, Teroris Israel menjatuhkan 5 buah bom MK84 dengan total berat 5 ton, ditengah pengungsian Al-Mawasi di Khan Younis. Serangan brutal yang menargetkan 20 tenda tempat pengungsian sipil berlindung tersebut mengakibatkan 40 orang warga terbunuh dan 60 orang luka-luka. Menciptakan kawah selebar 10 meter. Kawah ini menandai lokasi dimana 20 tenda pernah berdiri namun sudah tidak ada lagi.
Jumlah bom yang dijatuhkan di Gaza sejak awal konflik mencapai 75 ribu ton. Kekuatan ledakan yang dihasilkan dari pengeboman ini setara dengan 4,6 kali lipat dari bom nuklir yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang.
Enam puluh persen infrastruktur di Gaza hancur. Sebanyak 814 mesjid rusak parah bersama 3 gereja dan 19 kawasan pemakaman. Lebih dari separuh rumah sakit juga hancur dan 564 sekolah rusak berat. Berbagai situs sejarah termasuk gereja yang usianya ratusan tahun juga ikut dihancurkan zionis Yahudi.
Genosida sudah berlangsung lama berlarut-larut masih dalam keadaan sangat sulit. Sementara negeri-negeri muslim lainnya sibuk membuat retorika belaka. Hanya lisan yang mengutuk, mengirim donasi yang akhirnya dijegal pasukan Israel. Sementara mereka masih bersembunyi di dalam lumbung tentara militer dengan amunisi utuh di negerinya masing-masing.
Malah banyak negeri-negeri muslim yang terang-terangan berjabat tangan bahkan ikut membantu pasokan militer bahkan membuka jalur tempat melintas Israel memperoleh tambahan amunisi senjata diantara gelimang darah Palestina.
Allah SWT berfirman:
“Orang-orang kafir itu, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Jika kalian tidak melaksanakan perintah Allah (untuk saling melindungi), niscaya akan terjadi kekacauan dibumi dan kerusakan yang besar.”
(TQS. Al-Anfal ayat 73).
Allah SWT berfirman:
“Mereka berkata ‘Hai Musa, kami sekali-kali tidak akan memasukinya selama-lamanya selagi mereka ada di dalamnya. Karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu dan berperang lah kamu berdua. Sungguh kami hanya akan duduk-duduk menanti disini saja.”
(TQS. Al-Maidah ayat 24).
Rasulullah SAW bersabda:
“Muslim itu saudara bagi muslim yang lainnya. Tidak boleh menzalimi dan tidak boleh membiarkan saudaranya itu (didzalimi).”
(H.R Muslim).
Allah SWT berfirman:
“Perangilah mereka oleh kalian dimana saja kalian menjumpai mereka dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kalian.”
(TQS. Al-Baqarah ayat 191).
Rasulullah SAW bersabda:
“Sungguh imam (Khalifah) itu adalah perisai (pelindung umat).”
(H.R Al-Bukhari dan Muslim).
Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa saja yang meninggal dunia, sementara dia belum pernah berperang (berjihad) atau meniatkan diri untuk berjihad, maka dia mati di atas satu cabang dari kemunafikan.”
(H.R Muslim).
Ditengah pilu genosida Gaza Palestina, diserangnya kita melalui food, fashion, fun and film. Banyak yang perlu kita lakukan sebagai kontribusi kita dalam perjuangan membela agama Allah, diantaranya:
1. Terus gencarkan keadaan Palestina yang masih dirundung kebengisan Israel melalui beragam akun-akun media sosial.
2. Buat tulisan, kisah-kisah inspiratif kejadian nyata Palestina mengupas kejadian dan solusi Islam di berbagai media sosial.
3. Langitkan do’a tiada jemu untuk bangkitnya Islam di seluruh penjuru dunia agar Palestina pun merdeka.
4. Jadikan diri sebagai pengemban dakwah bersama keluarga, masyarakat dan negara melanjutkan kembali kehidupan Islam seperti masa Rasulullah SAW.
5. Jadikan Islam kaffah diterapkan dan dakwah sebagai poros hidup.
Islam harus bangkit, Al-aqsa dan Palestina harus merdeka, Indonesia dan dunia juga harus sejahtera. Semua bisa diraih hanya dengan penerapan Islam kaffah, bukan dengan sistem sekuler kapitalis yang telah gagal menjamin keamanan dan kesejahteraan umat. Sistem kapitalis sekuler nyatanya hanya mampu membuat negeri-negeri Islam beretorika belaka atas Palestina. Menjadikan anak-anak dan perempuan sebagai bahan eksploitasi media komersial bahkan lebih dari itu, kehancuran tatanan kehidupan dalam bingkai kemerosotan adab, moral bahkan iman.
Saatnya kembali menuju aturan Allah, kembalikan sistem Islam yang pernah berjaya 13 abad lamanya. Raih mulia bersama Islam kaffah.
Wallahu’alam bissawab.
No comments:
Post a Comment