Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Serangan Zionis Makin Masif Dan Merajalela Akibat Tiadanya Khilafah sebagai Junnah

Wednesday, October 16, 2024 | Wednesday, October 16, 2024 WIB

 

 

Zahrah (Aktivis Dakwah Kampus)

 

Sudah satu tahun Gaza Palestina dibombardir Israel sejak badai al aqsa diluncurkan oleh tentara Hamas tahun lalu. Ribuan korban berjatuhan. Palestina rata dengan tanah. Suara tangisan dan jeritan terdengar diberbagai penjuru Rafa. Berbagai kekejaman dan kebengisan Israel dipertontonkan kepada kita semua. Namaun apalah daya kutukan dan kecaman yang berkicau di udara.

 

Tidak hanya di Palestina, Israel kini mulai menggila di Libanon. Ribuan roket diluncurkan di Beirut seperti hujan api di langit malam. Seperti dilansir dari CNBC Indonesia (28/09/2024) Rentetan serangan udara Israel mengguncang Beirut, Ibu Kota Lebanon, pada Sabtu dini hari dengan ledakan yang menerangi langit. Tepatnya di pinggiran selatan Beirut, Sin El Fil, Lebanon, Sabtu (28/9/2024) dini hari, di tengah konflik antara Hizbullah dan pasukan Israel yang terus memanas. Lebih dari 20 roket diluncurkan tentara Israel menghantam kota Libanon. Hal ini menandai eskalasi tajam konflik, dengan tembakan rudal dan roket terjadi setiap hari antara kedua pihak.

 

Sampai detik ini pun dunia masih menjadi setan bisu. Kata keramat yang keluar hanya berupa kutukan dan kecaman. Bahkan kita dapat melihat berbagai bentuk dukungan penguasa-penguasa muslim di seluruh dunia secara umum dan Penguasa negeri Timur Tengah khususnya masih menjalin kerjasam dengan Israel dan sekutunya, Amerika dan Inggris.

 

Arogansi Zionis makin kuat karena diamnya negara-negara di dunia termasuk penguasa negeri muslim, sehingga serangan makin massif dan merajalela. Solusi atas Penjajahan Palestina tak mungkin berharap pada negari-negeri muslim apalagi kelompok milisi termasuk Libanon. Adanya sekat-sekat nasionalisme membuat persaudaran islam tidak terwujud dan negeri muslim mencukupkan hanya dalam retorika dan hanya sedikit senjata, meski sebenarnya mereka memiliki kemampuan yang jauh lebih besar dari yang ditunjukkan.

 

 

Harus ada pemimpin yang bergerak maju untuk memimpin seluruh kaum muslimin membebaskan Palestina dan negeri muslim lainnya. Pemimpin yang akan mengutus tentara kaum muslimin menyelamatkan negeri yang diberkahi dan mengusir tentara Israel dari tanah yang disucikan, Palestina.

 

 

Muslim Palestina sejatinya membutuhkan kehadiran pasukan muslim dari negeri-negeri muslim untuk melawan penjajah Zionis Yahudi. Kehadiran tentara muslim hanya akan terwujud ketika mereka memiliki kesadaran akan tanggungjawabnya membela muslim Palestina. Umat harus menyeru para tentara agar bergerak dan berjuang membebaskan Palestina. Sehingga penderitaan saudara kita di Palestina akan berakhir secara total. Kemerdekaan akan mudah didapatkan jika saja kaum muslimin memahami tanggungjawab itu.

 

Semua itu hanya bisa dilakukan jika khilafah tegak di muka Bumi. Karena hanya khilafah yang bisa mengutus tentara untuk berjihad dan mengerahkan segala perlengkapan tempur untuk mengusir zionis dari tanah Palestina.

 

Secara jangka panjang, umat membutuhkan khilafah yang berperan sebagai junnah yang akan menyelamatkan muslim yang tertindas dan terjajah

Tegaknya Khilafah harus diperjuangkan oleh semua muslim. Oleh karena itu penting membangun kesadaran mereka bahwa masalah Palestina adalah eksistensi entitas Israel, yang hanya dapat dilawan dengan tegaknya Khilafah. Negara khilafah adalah negara adidaya yang mampu mengalahkan negara Amerika yang saat ini mengaku paling berkuasa dan paling adidaya. Wallahu’alam

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update