Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perempuan Bisa Mengubah Wajah Dunia

Wednesday, August 14, 2024 | Wednesday, August 14, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:39:54Z

Oleh:Turisah,

Aktivis Muslimah

Perempuan di masa jahiliyah dianggap sebagai barang, jika suaminya meninggal bisa diwarisi oleh anak-anaknya. Begitu juga bila anak perempuan terlahir, wajah ayahnya merah padam, halal bagi ayah membunuhnya. Tak hanya itu, di India seorang lelaki biasa menjadikan istri dan anak perempuanya jadi taruhan judi. Jika mereka kalah judi, maka istrinya akan diberikan kepada sang pemenang. Bahkan, di belahan bumi lainya perempuan dianggap manusia kelas dua, perempuan diperbudak, dianggap jelmaan iblis.

Itulah yang terjadi pada perempuan ketika Islam belum datang, mereka diperlakukan dengan semena-mena seakan tak ada kemuliaan dan tak ada harganya sama sekali. Kemudian Islam datang perempuan dimuliakan. Dalam Islam, bila secara bersamaan ayahmu dan ibumu memanggil maka penuhilah ibumu, ibumu, ibumu, baru ayahmu.

Namun, Allah juga memerintahkan agar perempuan wajib menutup auratnya dan itulah kemuliaan bagi perempuan. Begitu juga seorang anak dilarang berkata kasar pada ibunya sekalipun kata ‘ah. seorang anak perempuan wajib dinafkahi oleh walinya, bila perempuan sudah menikah wajib dinafkahi suaminya. Itulah salah satu bentuk kemuliaan ajaran Islam kepada perempuan.

Tak hanya itu, perempuan pun bisa mengubah wajah dunia. Sebagaimana sayyidah Khadijah yang selalu mendukung dan menghibur nabi di masa sulit. Sebagaimana ibunda Hajar dengan kesabaranya bumi yang tandus menjadi subur. Sebagaimana ibunda Asiyah yang beriman kepada Allah menjaga musa dari kezaliman suaminya.

Namun saat ini, musuh Islam mengajarkan kepada para perempuan Islam tentang feminisme, emansipasi wanita, padahal atas nama itu mereka menjual kehormatan wanita. Melalui perempuan, musuh Islam selalu mencari celah atau cara agar Islam bisa hancur. Sebagaimana yang David Rokefeller (Bankir Amerika) katakan, “Kita sengaja mengada-adakan gerakan kebebasan wanita, agar kita bisa mengendalikan mereka dalam dua hal; mereka bekerja atas kemauan kita dan mengontrol anak-anak mereka yang kekurangan kasih sayang ibu mereka.”

Dengan demikian tahulah akal busuk mereka. Oleh karena itu, segera kembali kepada fitrahmu perempuan Islam. Karena Allah memberikan amanah anak-anak untuk dididik menjadi hamba Allah yang sebenarnya, dengan kelembutan, kasih sayang, dan perhatian seorang ibu, seorang anak laki-laki bisa menjadi pemimpin peradaban Islam yang akan mengubah dunia.[]

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update