Oleh Maryatiningsih
Aktivis Muslimah
Diberitakan bahwa di kota Bandung, desa Tenjolaya pasir jambu diberikan bantuan fasilitas umum, untuk sejahteraan masyarakat. Sebagaimana yang dikutip oleh media online Mediakasasi.com, bahwasanya PT PT Geo Dipa Energi berkolaborasi dengan TNI (kodim 0624) dalam karya bakti, membuat penampungan air bersih. Dan dalam pidatonya kepala desa setempat mengucapkan terima kasih dan merasa bangga karena diperhatikan khusus oleh TNI (kodim 0624) dan PT Geo Dipa Energi.
PT Geo Dipa Energi adalah gabungan PT Pertamina dengan PT PLN, yang artinya milik negara. Maka itu sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan fasilitas umum untuk kesejahteraan masyarakat. Nah ini menjadi pertanyaan apakah benar tujuan membangun penampungan air bersih untuk kesejahteraan atau ada kepentingan lain?
Bukan rahasia umum lagi, dalam sistem kapitalis seperti saat ini, ketika ingin mengembangkan usaha pasti ada strategi khusus. Bagaimana caranya agar misi bisa tercapai walaupun harus menggelontorkan banyak materi, tetapi imbalannya juga akan berlipat lebih banyak bahkan melimpah. Tidak akan mungkin memberikan bantuan secara cuma-cuma kalau tidak ada manfaatnya.
Seperti yang sudah dilakukan sebelumnya di daerah Sukamah pasir jambu, dengan wisata edukasi keselamatan dini pada anak-anak yang tinggal di sekitar wilayah eksplorasi panas bumi yang dikelola Geo Dipa Energi. Maka untuk meraih simpati masyarakat, dibangunlah penampungan air bersih untuk masyarakat sekitar pasir jambu khususnya di desa Tenjolaya.
Jelas sekali jika bantuan tersebut ada udang di balik batu. Hanya sistem yang zalim yang bisa tega melakukan hal-hal tersebut tidak memikirkan dampak yang akan di alami masyarakat kedepannya.
Sedangkan dalam sistem Islam, ketika mengelola atau mengeksplorasi ADA secara besar-besaran tidak boleh dilakukan oleh pihak swasta apalagi dengan melakukan kebohongan alih-alih memberikan bantuan pembangunan penampungan air bersih pihak swasta pada masyarakat.
Sejatinya masalah kemaslahatan umat adalah tanggung jawab pemerintah dalam penyediaannya. Pemerintah di sistem Islam akan senantiasa memfasilitasi kebutuhan umum seperti air. Karena air merupakan kebutuhan pokok manusia, maka tidak akan dibiarkan dimiliki oleh individu atau swasta.
Berbeda dengan sistem saat yang hanya peduli dengan kebahagiaan pribadi dengan cara yang salah dan zalim. Akibat dari sekularisme yang diemban yakni memisahkan agama dari kehidupan, sehingga agama tidak dilibatkan dalam aktivitas yang lainnya. Saat nya masyarakat sadar dengan Islam kaffah sehingga terikat antara perbuatan dengan syariat Islam.
Wallahualam bissawab
No comments:
Post a Comment