Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Surprise Ulang Tahun Berujung Maut

Wednesday, July 24, 2024 | Wednesday, July 24, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:41:42Z

Oleh: Siti Asri Mardiyati

Solopos..com, KLATEN — SMAN 1 Cawas, Klaten, melakukan evaluasi dan pembenahan total menyusul insiden meninggalnya ketua OSIS sekolah tersebut akibat tersetrum di kolam ikan seusai mendapat kejutan ultah dari teman-temannya dengan ditabur tepung dan diceburkan ke kolam, Senin (8/7/2024).KLATEN, KOMPAS.TV – Meski pihak keluarga menganggap insiden kejutan ulang tahun yang berujung maut sebagai musibah namun polisi tetap memeriksa beberapa teman korban yang terlibat. Dari enam orang yang diperiksa, empat orang yang merupakan teman dalam kegiatan OSIS sudah dilakukan klarifikasi.

Menurut Kapolsek Cawas, sebelum kejadian para anggota OSIS mengadakan rapat untuk membahas lomba yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli besok. Kebetulan pada hari yang sama, korban Fajar Nugroho sebagai ketua OSIS sedang berulang tahun.

Lalu korban diberi tepung dan ramai-ramai diceburkan ke kolam taman sedalam 1,75 meter. Saat itu korban yang diduga tidak bisa berenang memegang pralon di atas kolam yang ada kabel listriknya dan tersetrum lalu meninggal dunia. Teman korban yang sempat menolong pun tersetrum namun tidak meninggal dunia.
fenomena ulang tahun yang sebenarnya bukan merupakan budaya Islam, tetapi menjadi tren di tengah masyarakat.

“Ketika ulang tahun, diberikan surprise, pesta, bersenang-senang, dan berbagai hal yang dianggap bisa memberikan kebahagiaan bagi yang berulang tahun. Bahkan, tidak jarang yang akhirnya kebablasan dalam merayakannya dan menabrak syariat-Nya,Dengan lemahnya pengetahuan Islam yang dimiliki, akhirnya menjauhkan pemahaman tentang Allah yang Maha Menciptakan, Allah yang Maha Mengatur, Allah tempat kembali, dan Allah akan meminta pertanggungjawaban atas semua yang kita lakukan di dunia,Tanpa adanya kesadaran tersebut, manusia akan melakukan perbuatan sesuai kehendaknya tanpa memandang halal atau haram.sistem pendidikan yang diterapkan. “Saat ini, sistem pendidikan yang ada berorientasi pada capaian nilai akademik, bahkan dirancang ketika bersekolah targetnya adalah bisa menghasilkan materitidak lepas dari sistem kapitalisme yang diemban oleh negara. “Ada yang terlupa bahwa akhlak, moral, dan tingkah laku generasi kita telah lepas kontrol sehingga bisa jadi banyak generasi yang pintar, pandai, sukses secara materi, tetapi lemah moral dan akhlaknya. Ini berlangsung secara terus menerus dan berulang ,kehadiran negara dalam menerapkan aturan yang datangnya dari Allah, yaitu penerapan hukum berdasarkan Al-Qur’an dan Sunah.

“Dengan adanya sanksi hukum terhadap pelaku kejahatan, maka akan menjadi penebus dan pencegah agar tidak terulang lagi,” tukasnya.

Tampaklah, jelasnya, sistem Islam sudah diatur oleh Allah dengan begitu sempurna. “Apalagi yang membuat kita ragu? Bukankah kita hidup ingin mendapatkan keberkahan dari Allah? Jadi, terapkan hukum Allah dalam sebuah sistem pemerintahan Islam, Khilafah Islamiah yang mengikuti manhaj kenabian.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update