Oleh : Sania
(Mahasiswi Telkom)
Dilansir dari media online JabarEkspres..com bahwa terdapat seorang warga bernama Lilis Ule (44), asal Kampung Sindangwargi, RT02 RW18, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung mengalami nasib yang memilukan. Bagaimana tidak, Lilis yang statusnya janda beranak tiga ini, kondisinya tengah terlantar di Kota Dubai, Umi Emirat Arab selama hampir 2 tahun seorang diri. Berharap ingin pulang ke Tanah Air dan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, namun keinginan tersebut belum dapat tercapai. Sebab dia diketahui terlantar akibat mengalami praktik penipuan.
Kasus seperti ini terjadi setiap tahun. Banyak masyarakat Indonesia yang menjadi TKW di negara tetangga lantaran keterpaksaan kebutuhan hidup yang tinggi sementara lapangan kerja sulit di dapat di negara sendiri. Minimnya pendidikan juga menjadi alasan memilih menjadi TKW dan mudah tertipu dengan ajakan atau imbalan belaka. Sistem kapitalisme pada pemerintahan yang diterapkan pada saat ini tidak memastikan masyarakat yang hidup dalam keadaan keadaan kenyang, malah mewajibkan untuk individu mencari biaya untuk hidupnya sendiri dengan keadaan negara minim lapangan pekerjaan. Perlindungan negara terhadap TKW khususnya perempuan masih lemah sehingga mereka hanya dianggap penghasil uang saja.
Berbeda sekali dengan islam yang memastikan masyarakat terpenuhi hajat hidupnya serta keamanannya. Negara membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi pencari nafkah sehingga negara bisa memastikan warganya bisa memperoleh sesejahteraan. Islam juga menjaga kehormatan wanita. Negara sangat bertanggung jawab dalam mengurusi rakyatnya. Karna dalam islam akan menghasilkan penguasa-penguasa yang amanah terhadap negara dan rakyatnya. Apalagi kalau daulah islam tegak tidak akan ada yang bekerja ke luar negri, justru akan meluaskan lapangan pekerjaan dan itu dikhususkan untuk para suami atau laki-laki saja.
Wallahualambissowab
No comments:
Post a Comment